PejuangKantoran.com - Apakah kamu terbiasa membuat prompt yang diawali dengan kata "tolong" dan diakhiri dengan "terima kasih" saat menggunakan chatbot AI seperti ChatGPT?
Ternyata, semua basa-basi tersebut tidak diperlukan saat kamu menggunakan chatbot. Sebab, hal itu malah membutuhkan daya komputasi tambahan, alias biaya tambahan di dunia nyata. Mengapa?
Karena setiap interaksi dengan ChatGPT menghabiskan listrik. Perkiraannya, satu kueri membutuhkan sekitar 2,9 watt-jam atau sekitar 10 kali lebih banyak daripada pencarian Google standar.
Baca Juga: Cara Yang Tepat Agar Kamu Kembali Percaya Diri setelah Melakukan Kesalahan di Tempat Kerja
Dengan OpenAI yang menangani lebih dari satu miliar kueri setiap hari, penambahan “tolong” dan “terima kasih” yang tampaknya kecil ini terakumulasi secara signifikan.
Biaya ini berasal dari cara model bahasa memproses token (kata atau bagian dari kata). Jadi, setiap kata tambahan dalam sebuah prompt akan meningkatkan beban komputasi dan selanjutnya konsumsi energi.
Meskipun setiap prompt yang sopan mungkin hanya menambahkan 2-4 token per interaksi dengan biaya yang sangat kecil, yaitu $0,0000015 hingga $0,000002, tetapi jika dikalikan dengan jutaan pengguna setiap harinya, dampaknya akan sangat besar.
Biaya tambahan yang dibebankan
Pengungkapan fakta muncul saat OpenAI CEO Sam Altman memberi tanggapan atas pertanyaan acak di X dari seorang pengguna yang bertanya-tanya tentang biaya listrik yang terkait dengan interaksi dengan OpenAI.
Altman menjawab bahwa kata-kata sopan yang dituliskan menghabiskan biaya puluhan juta dollar.
Baca Juga: Meski Ekonomi Global Bergejolak, BRI Catatkan Laba Rp13,8 triliun
Meskipun jawabannya menunjukkan bahwa angka tersebut tidak dihitung dengan tepat, tetapi ini menekankan masalah yang sebenarnya mengenai sumber daya komputasi yang diperlukan untuk interaksi AI.
Faktanya, setiap interaksi ChatGPT membutuhkan energi yang signifikan, yaitu sekitar 0,14 kilowatt-jam per kueri atau setara dengan menyalakan 14 lampu LED selama satu jam.
Dengan OpenAI yang menangani sekitar 1 miliar kueri setiap hari, dengan memberikan tambahan seperti kata “tolong” dan “terima kasih”, secara substansial akan meningkatkan konsumsi energi secara keseluruhan.
Manfaat menggunakan kata sopan pada AI
Artikel Terkait
Bali dan Jakarta Masuk Daftar Destinasi Terbaik Dunia Versi Trip.Best Global Rankings 2025, Bisa Jadi Ide Libur Long Weekend
Sesuai Janji Kampanye, Gubernur DKI Jakarta Lakukan Pemutihan Ijazah yang Tidak Bisa Ditebus
Alasan Prabowo Soal Town Hall Danantara Tiba-tiba Digelar Tertutup Tanpa Media
Diawali dengan Libur Peringatan Hari Buruh, Masih Ada Dua Long Weekend selama Mei 2025
Waspada Serangan Phishing Terbaru lewat Gmail: Menerima Email Seolah Langsung dari Google
Tak Semua ASN Jakarta Wajib Naik Transportasi Umum Tiap Rabu, Ini Kriterianya
5 Gaya Rambut Bob Keren dan Klasik yang Terlihat Mewah Tanpa Usaha Berlebihan