Usai Hadir di BRI UMKM EXPO(RT) 2025, Kini Gula Aren Merek Tangkal Kawung Bidik Pasar Korea

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 3 Mei 2025 | 11:24 WIB
Produk gula aren dengan merek dagang Tangkal Kawung menawarkan dua varian, yaitu bubuk dan cair. (BRI)
Produk gula aren dengan merek dagang Tangkal Kawung menawarkan dua varian, yaitu bubuk dan cair. (BRI)

PejuangKantoran.com - Banyak yang baru tahu, gula aren ternyata memiliki indeks glikemik lebih rendah dibandingkan gula pasir biasa. Tidak heran, produk pangan alami ini sedang diminati oleh konsumen.

Menyadari akan permintaan konsumen yang sedang naik, PT Tangkal Kawung Indojaya menghadirkan produk gula aren dengan merek dagang Tangkal Kawung.

Bahkan untuk memenuhi kebutuhan pasar yang beragam, gula aren dengan merek Tangkal Kawung ditawarkan dalam dua varian, yaitu bubuk dan cair.

Baca Juga: 5 Kategori Olah Raga Yang Tidak Aman Bagi Jantung yang Wajib Kamu Hindari!

“Kami telah memproduksi gula aren sejak 2018 dalam dua bentuk, yakni bubuk dan cair,” ujar Director PT Tangkal Kawung Indojaya, Adhe Shafitri ST MT.

“Saat ini, kami sedang memperkenalkan varian cair yang memiliki cita rasa lebih manis dengan kadar gula lebih rendah dibandingkan versi bubuk,” imbuhnya.

Gula aren bubuk dan cair memiliki perbedaan pada rasa dan kadar gula. Gula aren bubuk memiliki kadar gula yang lebih tinggi, tetapi rasa manisnya lebih ringan.

“Sedangkan gula aren cair menawarkan rasa manis yang lebih kuat dengan kadar gula yang lebih rendah,” jelas Adhe.

Produsen asal Kelurahan Trondol, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten hadir, itu juga menyediakan beragam pilihan kemasan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

Varian bubuk tersedia dalam kemasan 500 gram dan 5 kg, sedangkan varian cair hadir dalam kemasan 250 ml, 750 ml, 1 liter, dan 5 liter.

Baca Juga: BRI Peduli Ini Sekolahku Dukung Terwujudnya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs

Ada pula kemasan 250 ml untuk konsumsi harian yang banyak dicari pelanggan. Varian ini dibanderol seharga Rp25 ribu hingga Rp30 ribu. Sementara itu, kemasan besar banyak diminati oleh pelaku bisnis seperti coffee shop, bakery, dan toko cookies.

Membidik pasar Korea

Selain menyasar pasar ritel, Tangkal Kawung juga berfokus pada segmen B2B dengan menjalin kerja sama bersama pemilik kedai kopi dan toko roti.

“Kami berharap dapat memperluas kerja sama dengan para pelaku usaha di industri F&B yang juga hadir di BRI UMKM EXPO(RT) 2025,” ujar Adhe.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X