Adapun, sepanjang Triwulan I 2025, perekonomian global sendiri masih dibayangi ketidakpastian akibat meningkatnya tensi geopolitik dan dampak lanjutan dari perang tarif, yang menekan aktivitas perdagangan internasional dan rantai pasok.
Meski demikian, di tengah tantangan tersebut, BRI Group mampu membukukan laba bersih sebesar Rp13,80 triliun serta mencatatkan total aset sebesar Rp2.098,23 triliun, tumbuh 5,49% secara year-on-year.
Sebagai informasi, Direktur Manajemen Risiko BRI, Mucharom diangkat dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BRI pada 24 Maret 2025 dan mulai melaksanakan tugas setelah memperoleh persetujuan Penilaian Kemampuan dan Kepatutan dari OJK.
Artikel Terkait
Holding UMi BRI Dukung Pemerataan Ekonomi, Salurkan Pembiayaan kepada 35,4 Juta Pelaku Usaha dan Jangkau 182 Juta Nasabah Tabungan
Perbedaan Mendasar dan Penting Antara Questioning Assumption dengan Skeptis
Program Djarum Beasiswa Plus 2025 Terbuka untuk Mahasiswa S1 atau D4 yang Sedang Berkuliah
Profil LinkedIn Rekan Kerja Ada yang Tak Sesuai dengan Fakta? Ini yang Bisa Kamu Lakukan!
7 Potensi Masalah dalam Sistem Outsourcing, Menaker Yassierli Segera Bentuk Permenaker
Kenapa Kopimu Bisa Jadi Tidak Sehat: 8 Bahan yang Harus Dihindari saat Minum Kopi
PT BASF Indonesia Buka Lowongan Kerja Application Lab Chemist untuk yang Menguasai Analisis Data