Aturan Pakai Airplane Mode di Pesawat Masih Berlaku, Meski dengan Konsekuensi Berbeda

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 17 Mei 2025 | 11:30 WIB
Ilustrasi: Mengaktifkan airplane mode saat terbang di atas pesawat masih jadi keharusan, konsekuensinya pun bertambah. (UNSPLASH/Sten Ritterfeld)
Ilustrasi: Mengaktifkan airplane mode saat terbang di atas pesawat masih jadi keharusan, konsekuensinya pun bertambah. (UNSPLASH/Sten Ritterfeld)

PejuangKantoran.com - Saat menumpang pesawat, umumnya kita akan diminta mematikan ponsel. Atau setidaknya, mengaktifkan airplane mode pada ponsel.

Nah, kalau kamu seperti kebanyakan orang, mungkin pernah kepikiran: memang kenapa sih kalau lupa atau nggak pakai airplane mode?

Jawabannya: tergantung siapa yang ditanya.

Baca Juga: Berjejaring Tidak Harus Tatap Muka, Bisa Kok Membangun Networking Meski dari Jarak Jauh

Ada pilot bernama Gary Coxe, yang sudah punya 7.000 jam terbang, bilang kalau sebenarnya tidak mengaktifkan airplane mode atau mode pesawat tidak akan terjadi apa-apa. Seorang mekanik maskapai di Washington juga setuju.

Tetapi, bukan berarti aturan ini bisa kamu anggap enteng, ya.

Nggak Bikin Pesawat Jatuh, Tapi Bisa Ganggu Pilot

Menurut pilot lain yang juga veteran tentara AS dan aktif di TikTok sebagai PerchPoint, walau pesawat nggak bakal jatuh hanya gara-gara kamu lupa mengaktifkan airplane mode, tetap ada potensi gangguan.

Kalau beberapa penumpang di pesawat Boeing 737 lupa atau sengaja tidak mengaktifkan airplane mode, sinyal HP mereka bisa mengganggu headset pilot yang sedang mendengarkan instruksi dari menara kontrol lalu lintas udara.

Bayangin kalau pesawat sedang mendarat lalu suara petunjuknya jadi seperti ada suara nyamuk berdengung. Ganggu banget, kan?

Baca Juga: Banyak Lowongan Kerja Disebar dari Mulut ke Mulut, Keuntungan buat yang Punya 'Ordal'

Ini penting karena saat lepas landas dan mendarat, pilot sangat mengandalkan komunikasi yang jernih. Kalau terganggu sedikit saja, bisa bikin informasi jadi nggak jelas. Jadi meskipun kesannya sepele, efeknya bisa serius.

Aturan lama, teknologi baru

Sebenarnya, sejak 1991, Federal Communication Commission (semacam Kominfo-nya Amerika) sudah melarang penggunaan ponsel di pesawat karena sinyalnya bisa mengganggu instrumen penting di kokpit.

Namun, pada tahun 2013, FCC meninjau kembali topik tersebut karena kemajuan teknologi membuat penumpang bisa menggunakan telepon mereka, selama mereka berada dalam mode pesawat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Travel & Leisure

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X