Ternyata, Ini Beda Orang dengan Gaji Rp15 Juta dengan yang Gajinya Rp5 Juta menurut Menkes

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Minggu, 18 Mei 2025 | 22:16 WIB
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan salah satu tolok ukur untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju di tahun 2045. (Kemkes.go.id)
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan salah satu tolok ukur untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju di tahun 2045. (Kemkes.go.id)

PejuangKantoran.com - Ternyata, ada alasan mengapa sebaiknya orang punya gaji yang gede. Ibaratnya, dibanding punya gaji Rp5 juta, lebih baik punya gaji Rp15 juta.

Sebab, menurut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, meningkatnya pendapatan masyarakat bisa jadi salah satu tolok ukur untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju di tahun 2045.

Orang yang penghasilannya Rp15 juta per bulan, umumnya punya tingkat kesehatan dan kecerdasan yang lebih baik dibandingkan mereka yang hanya bergaji Rp5 juta, begitu kata Menkes Budi Gunadi.

Baca Juga: Pariwisata Alam dan Agrikultur di Lereng Gunung Merapi yang Sukses Dikembangkan melalui Desa BRILian

"Apa sih bedanya orang yang gajinya Rp 15 juta sama Rp 5 juta? Cuma dua, satu, pasti lebih sehat dan lebih pintar,” kata Budi kepada media dalam acara Double Check di Jakarta Pusat, Sabtu (17/5/2025).

“Kalau dia enggak sehat dan enggak pintar, enggak mungkin gajinya Rp 15 juta, pasti Rp 5 juta," Budi menambahkan.

Karena itu, Indonesia belum layak disebut negara maju kalau mayoritas penduduknya belum mencapai penghasilan Rp15 juta per bulan.

"Kalau masih banyak yang minimal Rp 15 juta, itu artinya belum negara maju. Sekarang tantangannya gimana kita naikkan dari Rp 5 juta ke Rp 15 juta di 2045," lanjutnya.

Menjaga lingkar perut

Budi juga mengatakan, meskipun jabatannya Menteri Kesehatan, tugas utamanya bukan hanya mengobati warga yang sakit, tetapi menjaga agar masyarakat tetap sehat.

Baca Juga: Museum Saka di Jimbaran Masuk Daftar Tujuh Museum Terindah Dunia 2025 versi Prix Versailles

"Bukan tugasnya hanya mengobati masyarakat yang sakit, bukan itu, itu tugas dokter untuk mengobati," ucapnya.

"Tugas Menteri Kesehatan adalah menjaga jangan sampai sakit, menjaga tetap sehat, itu sebabnya namanya Menteri Kesehatan, bukan Menteri Kesakitan," sambung Budi.

Nah, itu sebabnya masyarakat perlu menerapkan gaya hidup sehat untuk mencegah berbagai penyakit. Salah satu bagian dari kebiasaan hidup sehat yang disorotnya adalah menjaga lingkar perut.

"Menjaga lifestyle, termasuk lingkar perut, itu proses menjaga lifestyle, itu harus diedukasi, tugas saya adalah melakukan edukasi agar orang tahu," katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X