“Kompetisi BRI Liga 1 bukan sekadar pertandingan sepak bola, tapi juga platform kolaboratif yang menyatukan semangat olahraga dan potensi ekonomi,” ujar Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi.
“Kami bangga melihat antusiasme masyarakat, munculnya bintang-bintang baru, dan yang paling penting perputaran ekonomi lokal serta bergeliatnya UMKM yang terkait dengan penyelenggaraan kompetisi.”
Selain mendukung persepakbolaan tanah air, pelaksanaan BRI Liga 1 2024/2025 juga telah membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di seluruh Indonesia.
Dalam rangkatan event tersebut, para pelaku UMKM memiliki peluang untuk meningkatkan omzet dengan berjualan pada hari-hari pertandingan.
Baca Juga: JAFF Market 2025 Diharapkan Bisa Menyaingi Pasar Film Asia seperti Busan International Film Festival
Berdasarkan hasil riset terbaru dari BRI Research Institute yang dirilis pada Juli 2024 lalu, penyelenggaraan BRI Liga 1 berpotensi menciptakan perputaran uang (output ekonomi) yang jauh lebih besar bagi perekonomian Indonesia, yakni mencapai sekitar Rp10,42 Triliun.
Dari perputaran uang tersebut, tercipta nilai tambah ekonomi (PDB) sebesar Rp5,93 triliun.
Selain itu pendapatan rumah tangga pekerja bertambah sebesar Rp2,27 triliun, potensi pendapatan pajak tidak langsung bagi pemerintah sebesar Rp866 miliar, serta penciptaan kesempatan kerja sekitar 45 ribu orang.
“Ini menunjukkan penyelenggaran BRI Liga I memberikan dampak positif terhadap masyarakat, utamanya perputaran ekonomi dan mendorong pendapatan pelaku UMKM!” tegas Hendy.
Artikel Terkait
Tak Pernah Diajak Meeting Lagi? Sepertinya Kamu Dipecat secara Halus oleh Perusahaan!
5 Teknik Mindfulness ala Korea untuk Menenangkan Pikiran, Salah Satunya melalui Upacara Minum Teh
Wisata Sains Makin Diminati Wisatawan Dunia, Ini 6 Tur Paling Menarik yang Bisa Kamu Coba
Saat ini Reverse Mentorship Mulai Banyak Dijalankan Oleh Perusahaan. Apa Itu dan Apa Manfaatnya?
Indeks Bisnis UMKM BRI Untuk Mengukur Sentimen Pelaku UMKM dan Menjadi Acuan Dalam Menyusun Kebijakan
6 Kebiasaan Yang Sering Kamu Lakukan Namun Bisa Menghambat Kamu Untuk Menjadi Pribadi Lebih Baik
Tak Cukup Hanya Terima Kasih, Atasan Harus Bisa Akui Kerja Keras Karyawannya. Ini 4 Manfaatnya Untuk Perusahaan!