Tak Pernah Diajak Meeting Lagi? Sepertinya Kamu Dipecat secara Halus oleh Perusahaan!

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Minggu, 1 Juni 2025 | 14:35 WIB
Ilustrasi: Ketika kamu diabaikan rekan kerja, tidak diberi tugas, atau tidak lagi dilibatkan dalam meeting, ada kemungkinan itu tanda kamu dipecat diam-diam oleh atasan. (Freepik)
Ilustrasi: Ketika kamu diabaikan rekan kerja, tidak diberi tugas, atau tidak lagi dilibatkan dalam meeting, ada kemungkinan itu tanda kamu dipecat diam-diam oleh atasan. (Freepik)

PejuangKantoran.com - Ternyata, bukan cuma karyawan yang bisa melakukan pengunduran diri secara diam-diam (quiet quitting). Banyak perusahaan yang juga mulai melakukan pemecatan diam-diam (quiet firing).

Berbeda dengan quiet quitting yang menjadi pilihan pribadi karyawan, pemecatan diam-diam adalah cara perusahaan mendorong karyawan untuk keluar tanpa pemberitahuan resmi. 

Biasanya pemecatan dilakukan dengan cara "halus" seperti mengurangi peluang kenaikan jabatan, tidak melakukan kenaikan gaji, tidak mengundang dalam meeting, atau memindahkan tanggung jawab penting ke orang lain.

Baca Juga: BRInita Raih Penghargaan dari Mata Lokal Fest melalui Program Pertanian Kota yang Inklusif

Harapannya, dengan membuat suasana kerja menjadi tidak menyenangkan, lama-lama karyawan merasa putus asa dan memilih keluar.

Survei LinkedIn dengan 200 ribu responden menunjukkan, hampir setengahnya pernah menyaksikan fenomena ini.

Kurangnya dukungan dan perhatian dari manajemen biasanya menjadi pemicu, yang kemudian membuat karyawan kehilangan semangat kerja dan merasa masa depannya di perusahaan tidak pasti.

Berikut adalah lima tanda pemecatan diam-diam oleh perusahaan:

1. Atasan menghindari percakapan penting

Ketika atasan mulai jarang melakukan komunikasi penting atau menghindari pembicaraan terkait perkembangan kerja, ini bisa menjadi tanda bahwa perhatian kepada kamu mulai berkurang.

Baca Juga: Bahayanya Jika Pimpinan Perusahaan Tidak Mengakui Ketidaksetaraan Gender di Tempat Kerja

Pembatalan rapat secara mendadak, mengabaikan pesan kamu, atau mengalihkan topik pembicaraan, juga bisa menjadi tandanya.

Situasi seperti ini bisa membuat kamu merasa diacuhkan dan kebingungan karena tidak memperoleh arahan atau dukungan yang jelas dari atasan.

2. Kesempatan kerja diberikan ke rekan lain

Jika tugas-tugas besar, proyek menarik, atau peluang untuk menunjukkan kemampuan mulai dialihkan ke rekan kerja lain tanpa alasan jelas, kemungkinan besar kamu sedang kehilangan tempat sebagai prioritas dalam tim.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Huffington Post

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X