Pejuangkantoran.com – Kopi adalah salah satu komoditas unggulan Indonesia. Ada lebih dari 30 varietas kopi lokal dari berbagai daerah di Indonesia, seperti dari Aceh, Sumatera, Jawa, Sulawesi, Bali, Flores, hingga Papua.
Indonesia adalah produsen kopi terbesar keempat dunia dan eksportir kopi terbesar keenam dunia. Oleh karena itu, di pasar global, keberadaan kopi Indonesia tidak bisa diabaikan.
Industri kopi di Indonesia, baik di hulu hingga hilir, diperkuat oleh UMKM-UMKM di bidang ini. Sebagai lembaga keuangan yang selalu berkomitmen tinggi terhadap perkembangan UMKM, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menembus pasar internasional.
Salah satu komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan BRI terhadap keikutsertaan dua UMKM kopi binaan dalam ajang bergengsi Specialty Coffee Expo 2025 yang digelar pada 25–27 April 2025 di Houston, Texas, Amerika Serikat.
Melalui Kantor Perwakilan BRI New York yang berkolaborasi dengan KBRI Washington DC melalui Atase Perdagangan, memfasilitasi dua UMKM kopi terpilih, yakni Ci Kopi Mang Eko dari Jawa Barat dan Caldera Coffee dari Sumatera Utara.
Keduanya mendapatkan dukungan booth masing-masing dalam Paviliun Indonesia untuk menampilkan produk kopi unggulan kepada audiens internasional, sekaligus membuka peluang kerja sama dan ekspansi pasar ke Amerika Serikat dan negara lainnya.
Ajang Industri Kopi Terbesar Dunia
Specialty Coffee Expo merupakan ajang tahunan terbesar industri kopi spesialti global yang diselenggarakan oleh Specialty Coffee Association (SCA), dan menjadi titik temu utama bagi ribuan pelaku industri dari seluruh dunia—mulai dari pemanggang kopi, importir, peritel, profesional F&B, hingga pencinta kopi.
Tahun ini, lebih dari 600 peserta pameran dari berbagai negara hadir, didukung dengan berbagai sesi edukatif seperti 60 kuliah tematik dan 20 lokakarya mendalam yang membahas perkembangan teknologi, inovasi produk, keberlanjutan, dan tren industri kopi terkini.
Dalam expo ini ada berbagai program unggulan yang sangat mendukung berkembangnya industry kopi. Misal, Roaster Village, Cupping Exchange, Coffee Design Awards, serta Best New Product Awards yang menjadi sorotan utama bagi para pelaku industri global.
Kedua UMKM binaan BRI tak hanya menampilkan produk terbaiknya, tetapi juga terlibat aktif dalam sesi cupping, lokakarya industri, serta menjalin koneksi dengan pelaku usaha dari berbagai negara.
Tentu saja, partisipasi ini menjadi langkah konkret dalam membuka akses pasar internasional serta meningkatkan daya saing produk kopi Indonesia. Apalagi kopi Indonesia dikenal dengan jumlah varietas yang banyak dan kualitas serta karakteristik rasa yang khas.
Keterlibatan aktif selama tiga hari pameran berhasil membuahkan hasil positif. Kedua UMKM binaan BRI mencatatkan potensi kesepakatan bisnis (potential deal) dengan total nilai mencapai USD 945.000.
Artikel Terkait
Kopi Lokal, Ambisi Global: Serius Pangan Nusantara Menembus Pasar Dunia Bareng BRI
Usai Hadir di BRI UMKM EXPO(RT) 2025, Kini Gula Aren Merek Tangkal Kawung Bidik Pasar Korea
BRI Siapkan Strategi untuk Menjaga Kualitas Asset dan Pembiayaan, Khususnya di Segmen UMKM
Produk Aksesori Kawat asal Mojokerto 'Diamonte' Incar Pasar Global dengan Dukungan BRI
Kopi Americano Konon Bakal Menggantikan Tren Kopi Susu Gula Aren. Apa Hubungannya Dengan Tentara Amerika?
DPK Sebesar Rp1,4 Triliun Berhasil Dihimpun BRI guna Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang
Fasilitasi Sertifikasi Halal bagi Pelaku Usaha oleh BRI Peduli Juga Mendorong Daya Saing UMKM