Pejuangkantoran.com – Inklusi keuangan adalah fondasi penting untuk pembangunan ekonomi yang adil dan berkelanjutan di Indonesia. Dengan memperluas akses ke layanan keuangan, pemerintah dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat daya saing ekonomi nasional, dan mencapai tujuan pembangunan jangka panjang.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas inklusi keuangan hingga ke pelosok negeri. Penguatan jaringan AgenBRILink, sebagai garda terdepan, adalah salah satu inisiatif strategis yang dijalankan BRI.
Salah satu contoh nyata bagaimana AgenBRILink memberikan dampak positif bagi masyarakat di wilayah pedesaan, ada pada “Wahyu Cell” di Kelurahan Kelurahan Ngapa, Kecamatan Wundulako, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.
Dampak Positif Terhadap Masyarakat
Wahyuddin, pemilik Wahyu Cell ini bermitra dengan BRI sejak 2018. Ia memanfaatkan layanan ini untuk mengembangkan usaha konter pulsanya sekaligus membuka lapangan kerja bagi warga sekitar.
Wahyudin yang sudah bermitra selama delapan tahun ini menyampaikan bahwa ia mengembangkan usaha yang sudah ia jalani sebelumnya dengan menjadi AgenBRILink.
Baca Juga: Penyaluran Kredit Usaha Rakyat BRI untuk Segmen UMKM Mencapai Rp54,9 Triliun hingga April 2025
Usaha ini, menurut Wahyudin, memudahkan masyarakat sekitar untuk menikmati layanan perbankan dan segala jenis pembayaran yang menjadi kebutuhan masyarakat.
Keberadaan AgenBRILink Wahyu Cell berperan dalam mempermudah akses layanan keuangan bagi masyarakat pelaku usaha. Salah satunya melalui produk tabungan Simpedes UMi (Ultra Mikro) dari BRI, yang pembukaannya dapat dilakukan langsung melalui AgenBRILink.
“Sebagian besar masyarakat di sini bekerja sebagai pedagang. Mereka inilah yang menjadi nasabah utama tabungan Simpedes UMi, mulai dari pedagang sayur, ikan, hingga sembako,” ujarnya.
Menurut Wahyuddin, keberadaan AgenBRILink telah menjadi bagian penting yang tidak hanya diandalkan untuk layanan transaksi keuangan, tetapi juga menjadi pusat layanan yang membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga.
Dampak positif dari menjadi AgenBRILink yang ia jalani tak hanya sebatas itu. Peningkatan volume transaksi dan kebutuhan pelanggan, membuka lapangan pekerjaan baru bagi orang lain.
Wahyudin pun melibatkan beberapa pemuda setempat dalam pelaksanaan usahanya tersebut. Hingga kini, Wahyuddin telah mempekerjakan 12 orang untuk membantu operasional sehari-hari.
Artikel Terkait
Selain Nambah Penghasilan, Jadi AgenBRILink Bisa Bantu Masyarakat yang Tak Punya Akses ke Bank
Dukung Asta Cita, BRI Dorong Pemerataan Ekonomi dan Sediakan Lapangan Kerja Berkualitas dengan AgenBRILink
Dengan 1,2 Juta Agen hingga Akhir Maret 2025, AgenBRILink Bukukan Volume Transaksi Rp423 Triliun
Indeks Bisnis UMKM BRI Untuk Mengukur Sentimen Pelaku UMKM dan Menjadi Acuan Dalam Menyusun Kebijakan
UMKM Kopi Binaan BRI Catat Potensi Kesepakatan Bisnis di Specialty Coffee Expo 2025 di Houston, Amerika Serikat
961 Hewan Kurban Disalurkan Keluarga Besar BRI untuk Masyarakat pada Peringatan Idul Adha 1446 H