DPR Desak Pemerintah Segera Isi 12 Posisi Dubes yang Masih Kosong

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Selasa, 1 Juli 2025 | 11:05 WIB
Komisi I DPR RI mengingatkan pemerintah untuk segera mengingatkan kekosongan posisi di 12 KBRI. (kemlu.go.id) ( )
Komisi I DPR RI mengingatkan pemerintah untuk segera mengingatkan kekosongan posisi di 12 KBRI. (kemlu.go.id) ( )

PejuangKantoran.com - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, menyoroti kekosongan posisi Duta Besar (Dubes) di 12 Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) yang hingga kini belum terisi. Ia mendesak pemerintah untuk segera menindaklanjuti hal ini guna menjaga efektivitas diplomasi Indonesia di panggung internasional.

“Data yang saya terima, ada 12 KBRI kosong tanpa dubes,” ujar Anton dalam Rapat Kerja bersama Menteri Luar Negeri Sugiono, di Gedung Nusantara I, Jakarta Pusat, Senin (30/6/2025).

Baca Juga: Jika Terjadi Krisis Perusahaan dan Nilai-nilai Pribadi Bertentangan dengan Nilai Perusahaan, Apa Solusinya?

Anton menjelaskan, beberapa posisi penting yang masih kosong antara lain:

  • Dubes RI untuk Amerika Serikat, yang kosong sejak 2023 setelah dubes sebelumnya diangkat menjadi Wakil Menteri BUMN.

  • Dubes untuk PBB di New York, kosong sejak 2024 karena pejabatnya ditunjuk sebagai Wakil Menteri Luar Negeri.

  • Dubes untuk PBB di Jenewa, ditinggalkan karena diplomatnya menjabat Wakil Menteri PPN/Bappenas.

  • Dubes RI untuk Korea Utara, yang sudah kosong sejak penarikan saat pandemi COVID-19 pada 2021 dan belum diisi kembali hingga kini.

Baca Juga: Ladies, Ini 5 Kebiasaan yang Tak Disadari Bisa Menghambat Karier Kamu! Bagaimana Cara Mengubahnya?

Anton menekankan bahwa keberadaan dubes sangat penting untuk memperkuat diplomasi Indonesia serta memberikan perlindungan bagi Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri.

“Dubes itu faktor yang paling penting di Kemenlu. Selain sebagai perwakilan diplomatik, mereka juga pelindung WNI kita,” tegas Anton. Ia juga menambahkan, “Kalau saya, maunya yang kosong ini segera diisi, apapun alasannya.”

DPR berharap kekosongan ini tidak berlarut-larut, karena bisa melemahkan posisi dan peran Indonesia dalam hubungan luar negeri, terutama dalam kerja sama strategis dan isu-isu global.

 
 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X