Indeed dan Glassdoor Mulai Andalkan AI, Ribuan Pekerja Entry-Level Paling Cepat Terdampak

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 12 Juli 2025 | 11:38 WIB
Ilustrasi: Beberapa perusahaan seperti Indeed dan Glassdoor telah menggantikan pekerja entry level-nya dengan AI. (Freepik)
Ilustrasi: Beberapa perusahaan seperti Indeed dan Glassdoor telah menggantikan pekerja entry level-nya dengan AI. (Freepik)

PejuangKantoran.comTransformasi digital benar-benar mengguncang dunia kerja. Beberapa perusahaan besar bahkan mulai secara terang-terangan menggantikan sebagian peran tenaga kerja dengan teknologi kecerdasan buatan atau AI.

Langkah ini bukan hanya berdampak pada angka PHK, tetapi juga mengubah pola rekrutmen dan struktur jenjang karir secara keseluruhan.

Sebanyak 1.300 posisi akan dihapus sebagai langkah efisiensi berbasis teknologi. Indeed dan Glassdoor, dua platform perekrutan besar, memutuskan untuk mengurangi sekitar 6% staf dan menggantikan sebagian peran mereka dengan sistem berbasis AI.

Baca Juga: Ingin Jadi Pemimpin yang Disukai? Tak Perlu Gaya-Gayaan, yang Penting Hadir dan Jujur!

Langkah ini dilakukan oleh perusahaan induknya, Recruit Holdings, yang kini bergabung dalam gelombang transisi ke arah otomasi.

Sebagian besar posisi yang terdampak berada di Amerika Serikat. Khususnya divisi penelitian dan pengembangan, SDM, serta tim yang menangani keberlanjutan.

Pergeseran ini bahkan mencakup restrukturisasi kepemimpinan, termasuk pengunduran diri CEO Glassdoor, Christian Sutherland-Wong.

Tetap relevan dan efisien berkat AI

Hisayuki Idekoba selaku CEO Recruit Holdings menyampaikan bahwa AI telah mengubah cara dunia bekerja dan perusahaan perlu menyesuaikan diri agar tetap relevan dan efisien.

Indeed mengklaim bahwa setiap 2,2 detik, ada satu orang yang berhasil mendapatkan pekerjaan melalui platformnya.

Baca Juga: Prilly Latuconsina Ajak Gen Z Aware tentang Penyakit ALS melalui 'Hanya Namamu dalam Doaku'

Saat ini, lebih dari 3,3 juta perusahaan menggunakan layanan tersebut untuk mengunggah lowongan kerja dan mencari kandidat.

Glassdoor sendiri memiliki lebih dari 235 juta ulasan karyawan, data gaji, dan beragam informasi terkait dunia kerja.

Namun, di tengah peran penting tersebut, kedua platform tetap memilih mengadopsi teknologi baru yang otomatis mengurangi keterlibatan manusia.

Perusahaan besar mulai lakukan PHK

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: The Daily Mail

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X