Wamenaker Immanuel Ebenezer Ditangkap KPK, Puluhan Mobil, Motor Mewah, dan Uang Tunai Disita

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Jumat, 22 Agustus 2025 | 07:49 WIB
Wakil Menteri Tenaga Kerja Emmanuel Ebenezer ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan. (Instagram @immanuelebenezer)
Wakil Menteri Tenaga Kerja Emmanuel Ebenezer ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan. (Instagram @immanuelebenezer)

PejuangKantoran.com - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer ditangkap KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dalam sebuah operasi tangkap tangan (OTT).

Penangkapan ini terkait dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikasi K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) sebuah perusahaan. Namun, nama perusahaan tersebut belum diketahui.

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan kabar tersebut. Menurutnya, Ebenezer ditangkap di Jakarta pada Rabu malam (20/08/2025). Hingga Kamis siang (21/08/2025), KPK masih belum memberikan penjelasan resmi terkait detail kasus yang menjeratnya.

Baca Juga: Belum Dapat Investor buat 'Sore: Istri Dari Masa Depan', Yandy Laurens Malah Mengontak Maya Hasan

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, menjelaskan bahwa penangkapan Ebenezer berhubungan dengan dugaan pemerasan perusahaan yang sedang mengurus sertifikasi K3. Sertifikasi ini biasanya diperlukan untuk memastikan standar keselamatan kerja di perusahaan.

Selain menangkap Ebenezer, KPK juga mengamankan 10 orang lainnya dalam OTT tersebut.

Barang bukti uang, mobil mewah, dan motor Ducati

KPK menyita sejumlah barang mewah dari operasi ini. Fitroh mengatakan ada uang tunai, puluhan mobil, serta sebuah motor Ducati yang berhasil diamankan.

Tak hanya itu, KPK juga melakukan penyegelan di salah satu ruangan di Kementerian Ketenagakerjaan sebagai bagian dari penyelidikan lebih lanjut. Saat ini, Ebenezer sudah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan.

Kasus ini menjadi sorotan besar karena Immanuel Ebenezer adalah pejabat pertama di Kabinet Presiden Prabowo Subianto yang ditangkap dalam kasus korupsi.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo sudah mendapat laporan terkait penangkapan ini. Menurutnya, Prabowo meminta kasus ini diproses sesuai hukum yang berlaku.

Baca Juga: Big No No! Jangan Sampaikan 4 Hal Ini saat Menulis Ucapan Perpisahan ke Rekan Kerja

“Kalau nanti terbukti bersalah, maka akan segera dilakukan pergantian,” kata Prasetyo dalam konferensi pers pada Kamis siang, dilansir dari BBC.com.

Ia menambahkan, Presiden sebenarnya sudah berulang kali mengingatkan seluruh anggota kabinet untuk menjaga integritas dan serius dalam pemberantasan korupsi.

“Berkali-kali beliau sudah sampaikan agar jangan membuat gaduh dan tetap fokus bekerja untuk rakyat,” ujarnya.

Sempat mendukung Ganjar

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: BBC.Com, CNN Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X