Anggota DPR Ternyata Diminta WFH saat Buruh dan Mahasiswa Berunjuk Rasa di Senayan

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Kamis, 28 Agustus 2025 | 20:35 WIB
Saat elemen buruh dan mahasiswa berunjuk rasa di Gedung DPR RI, Kamis (28/8/2025), pegawai DPR ternyata sedang WFH. (Tangkapan layar Youtube @kompascom)
Saat elemen buruh dan mahasiswa berunjuk rasa di Gedung DPR RI, Kamis (28/8/2025), pegawai DPR ternyata sedang WFH. (Tangkapan layar Youtube @kompascom)

PejuangKantoran.com - Kamis, 28 Agustus 2025, terjadi demo buruh secara besar-besaran di depan Gedung DPR/MPR RI, Istana Negara, dan Mahkamah Konstitusi. Aksi tersebut diikuti oleh Partai Buruh bersama Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Koalisi Serikat Pekerja (KSP-PB).

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, mengatakan bahwa massa buruh bergerak menuju dua lokasi utama, yaitu Gedung DPR/MPR RI dan Istana Kepresidenan.

Ia juga membeberkan jalur kedatangan massa dari berbagai daerah industri, yaitu:
• Dari Cikarang dan Cikupa-Balaraja, massa datang melalui jalan tol.
• Dari Bogor dan Depok, massa melewati Jalan Raya Bogor.
• Dari kawasan Pulo Gadung dan Sunter, massa bergerak lewat jalur biasa menuju DPR RI.

Baca Juga: 10 Ribu Buruh Demo di Depan Gedung DPR, Dishub dan KAI Putuskan Ubah Rute Transportasi

Dengan banyaknya buruh yang diperkirakan hadir dari Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, hingga Karawang, kepolisian mengantisipasi kepadatan lalu lintas terutama sejak siang hingga sore.

Polisi juga meminta masyarakat untuk menghindari sejumlah ruas jalan di sekitar kawasan Senayan yang rawan macet akibat aksi ini. Beberapa di antaranya adalah:
• Jalan Gatot Subroto arah Semanggi.
• Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan MH Thamrin.
• Jalan Gerbang Pemuda, Jalan Gatot Subroto Selatan, dan Jalan Asia Afrika di sekitar Gelora Bung Karno.

Kepolisian juga menyiapkan rekayasa lalu lintas yang sifatnya situasional.

“Kalau massa banyak dan harus gunakan jalan, maka akan dialihkan. Tapi kalau masih bisa berbagi ruang, lalu lintas tetap berjalan,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin, dilansir dari Kompas.com.

Setelah massa serikat buruh membubarkan diri sekitar pukul 13.00, unjuk rasa di depan Gedung DPR digantikan oleh aksi mahasiswa dari berbagai kampus.

Anggota DPR malah WFH

Sayangnya, di saat massa buruh dan mahasiswa menyuarakan aspirasinya, Sekretariat Jenderal DPR RI ternyata mengimbau seluruh pegawainya untuk bekerja dari rumah atau work from home (WFH) pada Kamis, 28 Agustus 2025.

Baca Juga: Demo Buruh 28 Agustus 2025, Buruh Desak Upah Layak dan Tolak Outsourcing!

Imbauan ini dikeluarkan karena adanya demo buruh yang dipusatkan di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, yang sudah diumumkan sebelumnya.

Imbauan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Sekretariat Jenderal DPR bernomor 2797/SEKJEN/08/2025 yang diterbitkan pada 27 Agustus 2025.

Dalam surat itu dijelaskan bahwa pegawai tetap bisa bekerja dari rumah kecuali bagi mereka yang memiliki tugas mendesak dan harus hadir langsung di kantor.

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni membenarkan adanya kebijakan WFH ini. Menurutnya, langkah ini diambil agar peristiwa pada Senin (25/8/2025) tidak terulang, yaitu saat pegawai kesulitan keluar dari kompleks parlemen akibat terjebak aksi massa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: beritasatu.com, Tempo.co, KompasTV, Kompas.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X