Disebut Sebagai Next Scarlett Johansson, Tilly Norwood Si Aktris AI Memicu Kekhawatiran Baru.

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Jumat, 31 Oktober 2025 | 16:05 WIB
Tilly Norwood,aktris AI yang disebut sebagai the next Scarlett Johansson , timbulkan kekhawatiran baru. (Tak diketahui)
Tilly Norwood,aktris AI yang disebut sebagai the next Scarlett Johansson , timbulkan kekhawatiran baru. (Tak diketahui)

Kembalinya stereotip perempuan yang penurut

Masalah lain muncul dari cara Tilly digambarkan.

Dalam salah satu video promosi, ada karakter pria yang berkata, “Dia akan melakukan apa pun yang aku katakan.” Kalimat itu memperkuat citra perempuan penurut dan mudah dikendalikan.

Peneliti Alexandra Mateescu dari Data & Society menjelaskan bahwa hal seperti ini mencerminkan cara industri masih memandang rendah pekerjaan perempuan.

Menurutnya, karakter AI seperti Tilly bisa menjadi alat bagi perusahaan untuk menekan aktor atau model agar tidak menuntut hak dan bayaran yang lebih baik.

Dalam risetnya, Mateescu juga menemukan banyak perusahaan menggunakan AI untuk mengubah wajah dan tubuh model tanpa izin. Praktik ini membuat pekerja yang posisinya lemah semakin mudah dirugikan.

Baca Juga: 5 Aktris yang Melejit Berkat Film Horor dan Keterusan Jadi Spesialis Film Seram

Tilly tak perlu dianggap serius

Meski dibuat seolah punya emosi dan kepribadian, Tilly tetaplah hasil ciptaan mesin. Para ahli mengingatkan agar publik tidak memperlakukannya seperti manusia sungguhan karena hal itu justru membuat batas antara nyata dan buatan semakin kabur.

Profesor Safiya Noble menyarankan agar Tilly dilihat apa adanya, yaitu sebagai produk pemasaran, bukan seniman atau aktor. Ia menilai konsep “aktor AI” hanyalah strategi promosi yang tidak perlu dianggap serius.

Lebih baik jadikan kehadiran Tilly menjadi pengingat bahwa teknologi, secanggih apa pun, bisa ikut memperkuat ketimpangan dan mempersempit cara manusia memandang perempuan di dunia digital. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Huffington Post

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X