Isi Surat Pengaduan Mahasiswi Manado yang Diduga Bunuh Diri akibat Dilecehkan oleh Dosennya

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Jumat, 2 Januari 2026 | 11:46 WIB
Ilustrasi: Mahasiswa UNIMA Manado ditemukan tewas gantung diri, diduga trauma setelah dilecehkan oknum dosen. (Brecorder.com)
Ilustrasi: Mahasiswa UNIMA Manado ditemukan tewas gantung diri, diduga trauma setelah dilecehkan oknum dosen. (Brecorder.com)

PejuangKantoran.com - Berita mahasiswa Manado bunuh diri menjadi pembicaraan di penghujung tahun 2025.

AEMM, mahasiswi semester VII Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Universitas Negeri Manado (UNIMA), ditemukan tewas pada Selasa (30/12/2025). Tubuhnya tergantung di kamar kosnya di Kelurahan Matani Satu, Kota Tomohon, Sulawesi Utara.

AEMM diduga nekad bunuh diri setelah mengalami trauma akibat pelecehan seksual oleh salah satu oknum dosen berinisial DM. Hal ini diketahui dari surat pengaduan dengan tulisan tangan AEMM yang ditujukan untuk Dekan FIPP Unima Dr. Aldjon N. Dapa, MPd.

Baca Juga: Open Casting di Makassar untuk 10 Karakter Produksi Film Baru DL Entertainment

Surat itu ditulis di sobekan buku tulis tertanggal 16 Desember 2025, berisi dugaan tindak pelecehan seksual yang dilakukan DM. AEMM menguraikan betapa ia merasa ketakutan dan tertekan akibat perbuatan DM yang tidak senonoh.

AEMM melengkapi surat tersebut dengan nama lengkapnya, NIM, program studi, fakultas, nomor telepon, alamat e-mail, serta tanda tangannya. Korban juga menyertakan nama DM sebagai terlapor.

"Tujuan pengaduan ini, melalui surat ini, saya memohon agar pihak pimpinan dapat menangani masalah ini, kalau bisa kasi sanksi kepada mner Danny jangan dibiarkan orang seperti itu,’’ tulis AEMM.

Korban mempertanyakan mengapa hal tersebut bisa terjadi di lingkungan kampus FIPP. Akibat perbuatan DM, korban malu bertemu mahasiswa lain.

"Saya tertekan dengan masalah tersebut," tutupnya.

Baca Juga: Bos Telegram Pavel Durov Tawarkan Diri untuk Para Wanita yang Ingin Hamil Pakai Spermanya

Isi lengkap surat AEMM

Dalam suratnya, korban menuliskan kronologi kejadian pelecehan seksual yang dilakukan DM, dosen Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Universitas Negeri Manado.

Dari kronologi kejadian yang dituliskan korban, terlihat bahwa korban meminta dua temannya mengikuti dirinya yang diminta masuk ke mobil terlapor.

Berikut isi surat mahasiswa Manado bunuh diri yang ditemukan:

"Dengan ini menyatakan bahwa saya mengajukan laporan terkait dengan tindak pelecehan yang dilakukan oleh:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Liputan6, Detik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X