PejuangKantoran.com - Setelah libur Lebaran yang mungkin dimulai sejak tanggal 18 Maret 2026, kini sudah waktunya kita bersiap untuk bekerja lagi. Selasa (24/3/2026) ini diperkirakan menjadi puncak arus balik Lebaran 2026.
Buat kamu yang seminggu ini mudik dengan menggunakan kendaraan pribadi, mesti siap mengantisipasi kemacetan. Soalnya, mulai besok jalur tol yang mengarah ke wilayah Jabodetabek diperkirakan akan dilalui sekitar 285 ribu kendaraan.
Menurut PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT), peningkatan jumlah kendaraan itu sebenarnya sudah terlihat sejak hari ini. Pada Senin (23/3/2026) tercatat ada 12.624 kendaraan yang melintas dari arah Timur Trans Jawa menuju Jakarta melalui Gerbang Tol Cikampek Utama.
Dalam kondisi normal, hanya 8.442 kendaraan yang melintas di jalur tersebut. Artinya, angkanya meningkat hampir 50 persen kalau dibandingkan dengan saat libur Lebaran 2026 ini.
Untuk membantu mengurai kepadatan, JTT mengoperasikan 22 gardu tol di Gerbang Tol Cikampek Utama, khusus untuk melayani kendaraan yang menuju Jakarta. JTT juga menyiapkan akses tambahan melalui GT Cikampek Utama 8.
Upaya mengantisipasi lonjakan arus kendaraan itu dilakukan agar distribusi kendaraan lebih merata dan tidak menumpuk di satu titik.
“Langkah ini diharapkan dapat mendistribusikan arus kendaraan secara lebih merata serta meminimalkan potensi antrean di gerbang tol,” ujar Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, pada Senin (23/3/2026).
Sementara itu, kepolisian juga menyiapkan rekayasa lalu lintas dengan menerapkan sistem one way yang akan dimulai dari Gerbang Tol Kalikangkung. Namun Korlantas Polri tetap akan melihat kondisi volume kendaraan di lapangan.
Karyawan dianjurkan untuk WFA
Baca Juga: Jangan Lupa, Deadline Laporan SPT Tahunan Tinggal Seminggu Lagi. Jangan Sampai Kena Denda!
Nah, jika kamu termasuk yang ikut kembali ke Jabodetabek, sebaiknya mengikuti saran-saran yang diberikan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan.
• Atur supaya perjalanan tidak bertepatan dengan puncak arus balik. Menurut Aan, jadwal perjalanan perlu diatur ulang agar masyarakat tidak kembali secara bersamaan di puncak arus balik.
• Kamu juga bisa memanfaatkan kebijakan bekerja dari mana saja atau work from anywhere (WFA) yang sudah ditetapkan oleh banyak instansi maupun perusahaan.
“Kami imbau masyarakat untuk bisa memanfaatkan waktu WFA yang diberikan agar bisa kembali pada tanggal 25, 26 atau 27 Maret,” jelas Aan Suhanan.
Artikel Terkait
Gimana Cara Berkembang di Tempat Kerja kalau Atasan Tidak Pernah Memberikan Feedback?
Indonesia Masuk 10 Besar Destinasi Terbaik untuk Pekerja Remote, Ini Alasannya
Banyak Pemudik Alami Hipertensi dan Kolesterol, Ini 5 Penyebabnya Saat Lebaran
5 Rekomendasi Film Bioskop Libur Lebaran 2026, Dari Horor hingga Drama Keluarga
Ternyata Kurang Tidur Bisa Bikin Kamu Jadi Ngambekan , Ini 5 Alasannya
Ini Perkiraan Pembukaan Rekrutmen CPNS 2026, MenpanRB: Harus Dilihat Kebutuhan dan Kompetensinya
Jangan Sepelekan Micro Behaviour, Pahami Perilaku Ini Karena Bisa Berdampak Besar dalam Organisasi