Kopi Kenangan Buka Gerai Pertamanya di Taiwan, Datangkan Kopi Langsung dari Sumatera dan Bali

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Selasa, 14 April 2026 | 11:52 WIB
Menyusul outlet-nya di Malaysia, Singapura, Australia, dan India, kini Kopi Kenangan buka di Taipei, Taiwan. (Kopikenangan.com)
Menyusul outlet-nya di Malaysia, Singapura, Australia, dan India, kini Kopi Kenangan buka di Taipei, Taiwan. (Kopikenangan.com)

PejuangKantoran.com - Kabar membanggakan datang dari merek kopi asal Indonesia, Kopi Kenangan Coffee. Outlet kopi dengan konsep grab and go ini sukses melakukan ekspansi ke Taiwan.

Kopi Kenangan (atau yang biasa kita sebut KopKen) membuka gerai pertamanya di distrik komersial paling bergengsi di Taipei, tepatnya di Shin Kong Mitsukoshi A11, Level 2, Xinyi District.

Gerai Kopi Kenangan di Taiwan ini sudah mulai beroperasi sejak 28 Maret lalu, namun seremoni resminya baru digelar pada 7 April kemarin.

Baca Juga: Terinspirasi Sejak Syuting Filmnya, Maudy Ayunda Sumbang Lagu Karyanya untuk OST 'Para Perasuk'

"We couldn't have picked a better place to begin (Kami rasa tidak ada tempat yang lebih pas dari sini untuk memulai)," demikian pernyataan perusahaan melalui akun media sosialnya.

Buat yang nanya gimana cara Kenangan Coffee masuk ke Taiwan, hal itu tak lain karena kemitraan dengan mitra lokal yang punya keyakinan kuat terhadap potensi brand ini untuk diterima oleh konsumen Taiwan.

Nah, setelah apresiasi terhadap kopi berkualitas meningkat, ditambah lagi dengan adanya perubahan preferensi konsumen, Kopi Kenangan jadi yakin untuk membidik Taiwan untuk kelanjutan ekspansi perusahaan di pasar internasional. 

Strategi melawan raksasa

Kehadiran Kenangan Coffee di Taiwan ini terjadi setelah sebelumnya sukses merambah pasar di Malaysia, Singapura, Australia, dan India. Masuk ke pasar Taiwan sendiri sebenarnya bisa dibilang nekat.

Di sana, kopi sudah dianggap sakral. Pasarnya sudah didominasi oleh pemain lokal yang sangat kuat. Namun, Kenangan Coffee punya kartu as.

Baca Juga: 4 dari 5 Karyawan Khawatir Kehilangan Pekerjaan karena Tekanan Biaya Hidup Makin Meningkat

Group CEO dan Co-founder, Edward Tirtanata, menjelaskan bahwa sistem pelacakan farm-to-cup dan pembelian langsung dari petani di Bali serta Sumatra membuat mereka jauh lebih efisien. 

"Sistem dari kebun ke cangkir kami memberikan efisiensi rantai pasok yang akhirnya mampu menurunkan hambatan harga untuk kopi spesial," ujar Edward.

Artinya, mereka bisa menjual kopi kualitas premium dengan harga yang jauh lebih masuk akal. Di Taiwan, rata-rata harga minuman dibanderol sekitar NT$100 (sekitar Rp50 ribuan). Angka ini cukup kompetitif untuk pasar Taipei. 

"Tujuan kami adalah mengintegrasikan kopi berkualitas tinggi ke dalam kehidupan sehari-hari konsumen di Taiwan dengan harga yang terjangkau," lanjut pernyataan dari perusahaan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: kopikenangan.com, Taiwannews.com, Coffeegeography.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X