30 Kota Paling Populer buat Digital Nomad, Canggu Bali Masih Jadi Favorit dari Indonesia

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:33 WIB
Canggu berada di urutan ke-13 dalam daftar 30 Kota Paling Populer buat Digital Nomads. (PejuangKantoran.com)
Canggu berada di urutan ke-13 dalam daftar 30 Kota Paling Populer buat Digital Nomads. (PejuangKantoran.com)

PejuangKantoran.com - Bisa kerja dari mana saja sambil keliling dunia kini masih jadi impian banyak pekerja muda. Pilihan kota untuk bekerja secara remote juga makin beragam sejak masa pandemi Covid-19.

Berdasarkan data Nomads yang mengolah ratusan ribu perjalanan para pekerja remote, beberapa lokasi di dunia sukses menjadi kota paling populer buat digital nomad.

Bangkok di Thailand, misalnya, berhasil menduduki posisi puncak sebagai destinasi favorit para nomaden digital. Thailand bahkan menempatkan tiga didaftar tersebut, selain Chiang Mai dan Phuket.

Baca Juga: Spider-Man: Brand New Day Bikin Tom Holland Masuk Deretan Aktor dengan Penghasilan 0 Juta!

Setelah itu, barulah London, Barcelona, Paris, hingga New York. Benua Eropa bahkan menyumbang 12 kota sekaligus dalam daftar 30 besar berkat kemudahan visa dan daya tarik wisatanya (untuk visualisasi hanya kami tampilkan 15 kota saja).

Tetapi kalau bicara soal daya pikat yang begitu kuat di Asia Tenggara selain Bangkok, nama Bali, khususnya kawasan Canggu, tetap jadi magnet yang cukup sulit ditandingi.

Canggu, pusat pekerja remote di Bali

Di antara sekian banyak destinasi di Indonesia, Canggu sering disebut-sebut sebagai "Brooklyn-nya Bali". Kawasan ini sudah berubah menjadi pusat berkumpulnya para pendiri perusahaan teknologi, kreator konten, hingga pengusaha kebugaran dari berbagai belahan dunia.

Ada beberapa alasan mengapa Canggu begitu digandrungi oleh para pekerja remote, seperti:

• Komunitas dan networking-nya yang solid. Buat pekerja yang mengandalkan kolaborasi atau pertemuan tatap muka, Canggu jadi tempat yang pas. Kepadatan komunitas pekerja digital di sini termasuk yang tertinggi di Asia Tenggara.

Baca Juga: Badan Khusus PBB 'FAO' Membuka Lowongan Kerja National Project Assistant, Kontrak 12 Bulan

• Menemukan coworking space dengan internet berkecepatan di atas 100 Mbps juga gampang banget. Kafe-kafe ramah laptop dan restoran baru buka hampir setiap minggu di sepanjang Jalan Batu Bolong hingga Berawa.

• Gaya hidupnya bervariasi. Setelah seharian bekerja, para nomad bisa langsung berselancar di pantai, ikut kelas yoga, atau sekadar nongkrong sambil menikmati sunset.

Tentu saja, Canggu juga punya kelemahan. Pembangunan yang masif membuat pemandangan sawah mulai berkurang, dan kemacetan lalu lintas di jam-jam sibuk terbilang cukup parah.

Energi kota yang selalu ramai ini terkadang bisa agak melelahkan bagi mereka yang butuh ketenangan saat lagi fokus bekerja.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Visual Capitalist, Withasa.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X