Starbucks Tarik 300.000 Minuman Vanilla Frappuccino Kemasan Botol dari Supermarket

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Selasa, 21 Februari 2023 | 17:18 WIB
Ilustrasi: Sebanyak 302.400 botol minuman kopi dingin Starbucks Vanilla Frappuccino telah ditarik kembali dari pasaran. (Pexels/Juli Lianna)
Ilustrasi: Sebanyak 302.400 botol minuman kopi dingin Starbucks Vanilla Frappuccino telah ditarik kembali dari pasaran. (Pexels/Juli Lianna)

PejuangKantoran.com - Sebanyak 302.400 minuman kopi Starbucks Vanilla Frappuccino kemasan botol telah ditarik kembali karena minuman tersebut diduga berpotensi mengandung kaca.

PepsiCo, yang mendistribusikan kopi kemasan botol bermerek Starbucks tersebut, secara sukarela menarik kembali 25.200 peti (masing-masing berisi 12 botol), menurut situs Food and Drug Administration. Alasan penarikan kembali, menurut situs FDA, adalah adanya benda asing (kaca).

Baca Juga: Menu Minuman Baru Starbucks yang Bisa Bikin Kamu Semangat Kerja: Bukan Cuma Kopi

Minuman tersebut dijual secara nasional, bukan di outlet Starbucks melainkan di supermarket-supermarket, dan diedarkan pada akhir Januari.

“Penghapusan minuman yang ditarik kembali sedang berlangsung," kata seorang perwakilan North American Coffee Partnership, nama untuk kemitraan antara Starbucks dan PepsiCo.

"Memberikan pengalaman berkualitas kepada konsumen adalah prioritas utama kami, dan kami selalu bertindak dengan sangat hati-hati setiap kali potensi kekhawatiran muncul."

North American Coffee Partnership juga mengatakan bahwa produk yang tidak dijual di toko-toko Starbucks akan ditarik dari toko ritel lain.

Tanggal kedaluwarsa

Kopi Starbucks Frappuccino Vanilla kemasan botol ukuran 13,7 ons (sekitar 380ml) yang ditarik memiliki nomor UPC 0 12000-81331 3. Tanggal kedaluwarsanya adalah 8 Maret 2023, 29 Mei 2023, 4 Juni 2023, dan 10 Juni 2023.

Baca Juga: 6 Hal yang Lebih Merugikan Keuangan daripada Kecanduan Beli Kopi Starbucks

FDA mencantumkan penarikan itu sebagai Class II, yang menurut situs webnya mengacu pada "produk dapat menyebabkan konsekuensi kesehatan merugikan yang bersifat sementara atau dapat dipulihkan secara medis atau di mana kemungkinan konsekuensi kesehatan merugikan yang serius sangat kecil.”

Pemberitahuan ini pun tidak menyebutkan apakah ada laporan tentang kasus konsumen yang mengalami cedera sehabis mengonsumsi produk tersebut, atau bagaimana kaca itu ditemukan.

Namun, menelan benda tajam seperti kaca secara tidak sengaja dapat melukai dinding tipis kerongkongan (esofagus), yang bisa menyebabkan pendarahan atau infeksi. Saat akan dikeluarkan dari tubuh, serpihan benda tajam juga bisa berisiko merobek usus.

Meskipun rangkaian Frappuccino kemasan botol juga menawarkan varian karamel dan mocca, hanya varian vanila 13,7 ons (mengandung sekitar 290 kalori), yang terkena dampak potensi bahaya.

Minuman cepat rusak

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: The Daily Mail, The Street

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X