Apa Itu Protection Visa, yang Diajukan TikToker Lampung “Dajjal” Usai Dilaporkan ke Polisi?

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Jumat, 14 April 2023 | 15:20 WIB
TikToker Bima Yudho Saputro berniat mengajukan protection visa setelah dilaporkan ke polisi. (Instagram/@awbimax)
TikToker Bima Yudho Saputro berniat mengajukan protection visa setelah dilaporkan ke polisi. (Instagram/@awbimax)

● Kamu atau anggota dari unit keluarga yang sama harus menjalankan kewajiban perlindungan Australia.

● Sudah tiba secara sah di Australia dengan visa yang sah.

● Memenuhi semua persyaratan visa lainnya termasuk kesehatan, karakter dan keamanan.

Selain itu, kamu juga harus memenuhi beberapa syarat untuk mengajukan protection visa lainnya, yaitu:

● Harus berada di Australia saat mengajukan permohonan visa.

● Harus tiba di Australia dengan visa yang sah dan lolos imigrasi pada saat kedatangan.

● Menjadi pengungsi atau terlibat dengan kriteria perlindungan pelengkap Australia.

● Mungkin diminta untuk menyerahkan dokumen sebagai bukti identitas dan kewarganegaraan bersama aplikasi.

● Tidak boleh memegang atau pernah memegang visa apapun.

Baca Juga: Dua dari Tiga Orang Amerika Memakai TikTok, dan Sekarang TikTok Akan Diblokir Di AS

● Sebagai bagian dari proses aplikasi, DOHA (Department of Home Affairs/Departemen Dalam Negeri) akan menilai apakah kamu memenuhi persyaratan keamanan Australia untuk pemberian visa perlindungan.

● Memenuhi semua persyaratan kesehatan dan karakter.

● Menghormati cara hidup Australia dan mematuhi undang-undang Australia saat menandatangani atau menerima Australian Values Statement.

Jika Bima, TikToker yang viral dengan video Lampung “Dajjal” ini mengajukan yu di Australia, maka ia harus menunggu prosesnya yang bisa memakan waktu hingga 90 hari. (Elga Windasari)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: TikTok @awbimaxreborn, KBA Global Education & Migration

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X