Pasar Iklan Makin Lemah, Vice Dikabarkan Bersiap Ajukan Kebangkrutan

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Selasa, 2 Mei 2023 | 20:00 WIB
Vice Media Group, perusahaan induk dari situs media Vice and Motherboard, dikabarkan hampir bangkrut. (NDTV)
Vice Media Group, perusahaan induk dari situs media Vice and Motherboard, dikabarkan hampir bangkrut. (NDTV)

PejuangKantoran.com - Kabar buruk kembali datang dari dunia media. Setelah BuzzFeed News, Vice Media Group sepertinya akan menjadi media yang mengalami kebangkrutan selanjutnya.

Perusahaan yang berada di belakang situs media populer, seperti Vice dan Motherboard ini, dilaporkan oleh New York Times sedang bersiap untuk mengajukan kebangkrutan. Hal itu dikutip dari orang dalam yang mengetahui hal tersebut.

Laporan ini muncul beberapa hari setelah Vice menutup program TV populernya, Vice News Tonight. Ini merupakan bagian dari restrukturisasi yang dilakukan oleh perusahaan. Kabarnya, lebih dari 100 karyawan akan diberhentikan sebagai bagian dari restrukturisasi tersebut.

Baca Juga: IBM Gantikan Karyawan dengan AI atau Kecerdasan Buatan

Vice dikabarkan telah menerima bunga dari lima perusahaan dan mungkin mempertimbangkan penjualan untuk menghindari kebangkrutan. Jika kebangkrutan masih terjadi, mungkin dalam beberapa minggu mendatang, maka pemegang utang Vice, Fortress Investment Group, akan mengendalikan perusahaan tersebut.

Pemasukan dari iklan semakin berkurang

Kondisi industri media memang sedang sangat menantang akhir-akhir ini.

Potensi kebangkrutan yang mungkin akan terjadi pada Vice ini, juga terjadi pada beberapa perusahaan media dan teknologi yang harus berhemat dalam beberapa bulan terakhir karena ekonomi yang menantang dan pasar periklanan yang lemah.

Sebelumnya, BuzzFeed mengatakan akan menutup divisi beritanya, yang terkenal karena liputannya yang tidak biasa dan menyelidik. Namun, mereka akhirnya harus menyerah pada tantangan model bisnis yang mengutamakan digital.

Baca Juga: Ajeng Kamaratih: Tak Pakai Barang KW, Cara Hormati Karya Orang Lain

Hal yang sama terjadi di Vice. Meskipun mendapat pujian atas gaya penceritaannya yang unik, serta investasi dari nama-nama besar, seperti Disney dan Fox, perusahaan ini terus berjuang secara finansial.

Pada 2017, perusahaan ini bahkan pernah bernilai $5,7 miliar.

Vice Media juga termasuk di antara kelompok usaha media digital yang berkembang pesat saat mendekati audiens milenial. Perusahaan ini terkenal bersamaan dengan salah satu pendirinya, Shane Smith, yang membangun kerajaan medianya dari sebuah majalah Kanada.

Selain utang, perusahaan juga diterpa skandal

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: The Guardian, Independent

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X