Sambut Bulan Zulhijah, Ini 7 Amalan Sunah yang Bisa Dilakukan di 10 Hari Pertama

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Jumat, 16 Juni 2023 | 09:00 WIB
Ilustrasi: Menyambut bulan Zulhijah, orang yang mengerjakan amalan sunah di 10 hari pertama akan dilipat gandakan pahalanya. (Freepik)
Ilustrasi: Menyambut bulan Zulhijah, orang yang mengerjakan amalan sunah di 10 hari pertama akan dilipat gandakan pahalanya. (Freepik)

PejuangKantoran.com - Zulhijah termasuk dalam empat bulan haram dalam Islam, yang memiliki keutamaan akan dilipatgandakan pahalanya bagi orang yang mengerjakan amalan sunah di 10 hari pertama.

Indonesia memang belum memastikan kapan 1 Zulhijah 1444 H karena baru akan melakukan sidang isbat pada Minggu, 18 Juni 2023. Namun, Muhammadiyah sudah menentukan bahwa hari pertama Zulhijah jatuh pada Senin, 19 Juni 2023.

Meski begitu, kamu sebaiknya tetap mempersiapkan diri untuk melakukan beberapa amalan sunah yang utama di bulan ke-12 dalam kalender Hijriah agar mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Baca Juga: Kemenag Umumkan Sidang Isbat Idul Adha 2023, Apakah Lebaran Haji Tahun Ini Juga Berbeda?

1. Takbir dan zikir

Takbir merupakan penegasan kepada diri sendiri atau siapa pun yang mendengarnya bahwa sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Besar. Ini juga menjadi bentuk memuliakan-Nya.

Lalu, bentuk memuliakan Allah yang lainnya adalah berzikir. Bacaan zikir yang paling utama adalah “Laa Ilaaha Illallaah” yang artinya tiada Tuhan selain Allah.

Allah SWT berfirman dalam Surah al-Hajj ayat 28:

وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ فِي أَيَّامٍ مَعْلُومَاتٍ

“…. dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari-hari yang telah ditentukan …”. [].

Para ahli tafsir menafsirkannya “hari-hari yang telah ditentukan” itu dengan sepuluh hari dari bulan Zulhijah.

2. Berpuasa

Seluruh kaum muslim dianjurkan untuk melakukan puasa sunah sejak hari pertama hingga hari kesembilan Zulhijah. Puasa bisa dilakukan secara berturu-turut atau selang seling sesuai dengan kondisi tubuh masing-masing.

Jika tidak mampu, maka kamu bisa melakukan Puasa Tarwiyah yang dilaksanakan pada hari ke-8 Zulhijah. Puasa ini bisa membuat umat muslim mengenang perintah kurban yang turun kepada Nabi Ibrahim.

Jika tidak bisa juga melakukannya, maka kamu disunahkan untuk menjalani Puasa Arafah. Dari Abu Qotadah, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: AlManhaj.or.id, Dompet Dhuafa, DPPAI UII

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X