5 Penumpang yang Hilang di Kapal Selam Titanic, Ada Ayah dan Anak asal Pakistan

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Kamis, 22 Juni 2023 | 13:51 WIB
Kapal selam Titan yang hilang menggunakan gamepad Logitech untuk mengendalikan kemudi. (Gizmochina)
Kapal selam Titan yang hilang menggunakan gamepad Logitech untuk mengendalikan kemudi. (Gizmochina)

Tak hanya itu, Paul-Henri juga direktur penelitian bawah air untuk RMS Titanic, Inc., yang memimpin ekspedisi ke bangkai kapal untuk menemukan artefak.

Shahzada Dawood dan putranya, Suleman

Shahzada Dawood adalah pengusaha Pakistan berusia 48 tahun. Dalam ekspedisi ini, ia pergi bersama putranya, Suleman Dawood, yang masih berusia 19 tahun.

Meski berasal dari Pakistan, tetapi keduanya diketahui tinggal di Inggris.

Shahzada merupakan penasihat bisnis dan juga menjabat sebagai dewan untuk Prince's Trust International. Ia tinggal di sebuah rumah besar di Surrey bersama istrinya, Christine, dan putra-putrinya, Suleman dan Alina.

Saudara perempuan Shahzada, Sabrina Dawood, berkata bahwa keluarga saat ini hanya fokus pada penyelamatan saudara laki-laki dan keponakannya.

Stockton Rush

Laki-laki 61 tahun ini adalah CEO OceanGate Expeditions. Perusahaan miliknya ini menyediakan layanan kapal selam berawak bagi para peneliti dan penjelajah untuk melakukan perjalanan jauh ke lautan.

Perusahannya inilah yang mengoperasikan kapal selam hilang, Titan. Stockton pertama kali memulai karirnya sebagai pilot pada usia 19 tahun setelah lulus dari United Airlines Jet Training Institute. Saat itu, ia menjadi pilot jet transport-rated termuda di dunia.

Baca Juga: Grab PHK Massal, Ini Penyebab dan Penjelasan CEO-nya

Ia lulus dari Universitas Princeton dengan gelar BSE di bidang teknik kedirgantaraan, penerbangan, dan astronautika pada 1984. Saat masih kuliah, ia juga menjabat sebagai perwira pertama DC-8 dalam penerbangan ke Eropa dan Timur Tengah.

Setelah lulus, Stockton bergabung dengan McDonnell Douglas Corporation sebagai insinyur uji terbang. Ia menghabiskan dua tahun di Pangkalan Angkatan Udara Edwards.

Pada 1989, ia menerima gelar MBA dari UC Berkeley Haas School of Business. Setelahnya, Stockton bertugas di Museum of Flight's Board of Trustees, dewan perusahaan perangkat lunak perusahaan Entomo, dan sebagai ketua Teknologi Remote Control.

Pada 2012, insinyur ini mendirikan Yayasan OceanGate dan menjabat di dewan BlueView Technologies, produsen sistem sonar frekuensi tinggi. (Elga Windasari)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Independent

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X