5 Fakta Kapal Selam Titanic yang Hilang, Salah Satu Penumpang Ternyata Cicit Korban Titanic

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Kamis, 22 Juni 2023 | 18:31 WIB
Kapal selam wisata Titanic hilang di Samudera Atlantik, Minggu (18/6/2023).  (Twitter.com/OceanGateExped)
Kapal selam wisata Titanic hilang di Samudera Atlantik, Minggu (18/6/2023). (Twitter.com/OceanGateExped)

“Ini seperti kunjungan ke planet lain, bukan seperti yang dipikirkan orang. Ini adalah lingkungan tanpa matahari, selalu dingin dan memiliki tekanan tinggi,” ujarnya.

5. Istri CEO OceanGate cicit salah satu korban Titanic

Tak disangka, istri Stockton Rush, Wendy Rush, merupakan keturunan dari dua penumpang kelas satu yang meninggal saat Titanic tenggelam pada 1912.

Wendy adalah cicit dari raja ritel Isidor Straus dan istrinya, Ida. Mereka adalah dua orang terkaya di kapal Titanic untuk pelayaran pertamanya.

Keduanya terkenal karena kisah cinta mereka yang tragis. Para penyintas ingat melihat Isidor menolak duduk di sekoci saat perempuan dan anak-anak masih menunggu untuk melarikan diri.

Baca Juga: Kenalan Yuk, Ini 11 Pemain Timnas Argentina yang Diperkirakan Jadi Starting Lineup di FIFA Matchday

Sementara Ida, istrinya selama empat dekade, menolak untuk meninggalkan suaminya.  Mereka berdua terlihat berdiri bergandengan tangan di geladak Titanic saat kapal tenggelam.

Tubuh Isidor ditemukan di laut kira-kira dua minggu setelah Titanic tenggelam, sedangkan jenazah Ida tidak pernah ditemukan.

Di film Titanic, sutradara James Cameron menggambarkan pasangan ini dengan pasangan tua yang berpelukan di tempat tidur saat air naik di sekitar kabinnya.

Wendy yang menikah dengan Stockton pada 1986, disebut ikut berpartisipasi dalam tiga ekspedisi OceanGate ke reruntuhan Titanic dalam dua tahun terakhir.

Ia juga menjabat sebagai direktur komunikasi perusahaan dan menjadi anggota dewan lama dari yayasan amal perusahaan. (Elga Windasari)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: New York Times, CNN

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X