PejuangKantoran.com - Salah satu ibadah yang dianjurkan untuk dilakukan umat Islam yang mampu pada Hari Raya Idul Adha adalah berkurban.
Ini merupakan salah satu bentuk ketaatan dan pengorbanan kepada Allah SWT, seperti yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.
Jika pada Idul Adha 1444 H kamu juga melakukan kurban, ada beberapa larangan saat berkurban yang perlu kamu ketahui. Hal itu berdasarkan aturan Al-Quran dan hadits Nabi Muhammad SAW.
Baca Juga: Resmi! Tanggal Merah dan Cuti Bersama Idul Adha 2023 Ditambah, Jadi Long Weekend
Berikut adalah larangan saat berkurban pada Hari Raya Idul Adha 1444 H:
1. Memotong kuku dan rambut
Larangan saat berkurban ini berlaku sejak awal bulan Dzulhijjah hingga hewan kurban selesai disembelih. Hadits dari Ummu Salamah RA, dari Nabi SAW, beliau bersabda:
“Barangsiapa yang telah memiliki hewan yang hendak diqurbankan, apabila telah masuk tanggal 1 Dzulhijjah, maka janganlah dia memotong sedikitpun bagian dari rambut dan kukunya hingga dia menyembelih qurbannya.” (HR. Muslim)
Untuk kuku, larangan berlaku untuk memotong dengan cara apapun. Sementara untuk rambut, baik yang tumbuh di kepala, kumis, sekitar kemaluan, maupun di ketiak, tidak boleh dipotong, dicukur, dicabut, atau dibakar.
Ada perbedaan pandangan pada mazhab yang berbeda mengenai hal ini. Menurut Imam Syafi’i dan Imam Malik, hukum memotong kuku dan rambut adalah makruh. Sementara menurut Hanafiyah hukumnya boleh.
2. Menggagalkan hewan kurban yang telah ditentukan
Hadits dari Jabir bin Abdullah RA, dari Nabi Muhammad SAW, beliau bersabda:
“Jika seseorang telah menetapkan seekor unta untuk dikurbankan, maka janganlah dia menggantinya dengan seekor unta lain; jika seseorang telah menetapkan seekor sapi untuk dikurbankan, maka janganlah dia menggantinya dengan seekor sapi lain; jika seseorang telah menetapkan seekor kambing untuk dikurbankan, maka janganlah dia menggantinya dengan seekor kambing lain; kecuali jika ia mendapatkan sesuatu yang lebih baik daripadanya.” (HR. Muslim)
Baca Juga: Puasa Sehari Seperti Setahun, Ini Niat Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah
Jadi, jika kamu sudah membeli dan berniat untuk berkurban untuk seekor hewan, sebaiknya konsisten dengan pilihan tersebut. Jangan menggantinya, apalagi berniat menjualnya kembali.
Artikel Terkait
Kenapa Makin Dewasa Makin Sulit untuk Tidur? Ini Alasannya
5 Kalimat yang Sering Ditanyakan Orang Ketika Mereka Iri Padamu
Covid Mereda, Muncul Kasus Kematian Pertama Akibat Virus Oz yang Ditularkan Kutu di Jepang
Penggemar Minta Sekolah Diliburkan Saat Konser Taylor Swift, Ini Tanggapan Menteri Pendidikan
Kapal Selam Titan Tenggelam, Lagu My Heart Will Go On Milik Celine Dion Populer Lagi
Daftar 150 Restoran Legendaris Dunia, Ada Warung Mak Beng di Bali!