Sedang Ada Gerakan Anti-Tourism di Hawaii, Olivia Rodrigo Dikritik saat Bagikan Foto Liburannya di Sana

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Minggu, 6 Agustus 2023 | 15:00 WIB
Lirik lagu vampire - Olivia Rodrigo (Instagram/@oliviarodrigo)
Lirik lagu vampire - Olivia Rodrigo (Instagram/@oliviarodrigo)

PejuangKantoran.com - Selama ini Hawaii dikenal sebagai salah satu negara pantai yang menjadi tempat wisata favorit banyak orang. Namun, saat ini warga lokal negara tersebut sedang menggiatkan gerakan anti-tourism untuk mengurangi jumlah wisatawan yang datang ke sana.

Namun, sepertinya Olivia Rodrigo tidak mengetahui (atau tidak mempermasalahkan?) hal tersebut.

Di Instagram pribadinya, ia justru mengunggah foto dan video saat berlibur di Hawaii dan menginap di Hawaii di Four Seasons Resort Maui, Wailea.

Meskipun masih banyak yang memberikan komentar positif, tetapi ada juga yang mengingatkan dirinya mengenai permintaan beberapa penduduk setempat dalam beberapa tahun terakhir untuk membuat orang berhenti mengunjungi pulau-pulau yang ada di Hawaii.

Komentar-komentar seperti “Berhenti berlibur di Hawaii” dan “Bagaimana orang tidak tahu untuk tidak bepergian ke Hawaii?” menghiasi kolom komentar di postingan Olivia.

Baca Juga: Tips Memilih Pelatihan yang Mendukung Pengembangan Diri sebagai Pekerja yang Terampil

Tindakan Olivia Rodrigo dianggap tidak etis

Saat pelantun “Driver License” ini memposting foto dan videonya di Hawaii, banyak orang yang bersimpati kepada penggiat gerakan antipariwisata di Hawaii saat orang-orang seperti Olivia yang bersikap seakan tidak peduli dengan hal ini.

Satu orang yang mengkritiknya bahkan menyatakan bahwa penyanyi 20 tahun itu “sangat tidak etis” karena mempromosikan pariwisata ke Hawaii.

“Tanpa mengurangi rasa hormat, bisakah selebriti berhenti pergi dan mempromosikan pergi ke Hawaii?” tulis salah satu pengguna media sosial.

Lalu, ada juga yang menulis, “Orang-orang yang tinggal di sana tidak mendapat manfaat dari pariwisata dan itu sangat tidak etis mengingat kerusakan yang dilakukan turis terhadap lingkungan dan tidak menghormati budaya dan pulau.”

Orang-orang yang mendukung gerakan anti-tourism ini juga bertanya-tanya bagaimana para wisatawan dapat terus mengunjungi pulau-pulau di sana setelah penduduk asli Hawaii berulang kali meminta mereka untuk berhenti datang.

“Bagaimana bisa orang-orang masih pergi ke sana setelah mereka yang tinggal di sana (Hawaii) memohon kalian untuk berhenti (datang),” tulisnya.

Sementara yang lain berasumsi bahwa sebagian besar pengunjung dan promotor pariwisata tidak mengetahui masalah tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Daily Mail

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X