Di Indonesia sendiri, penggunaan warna merah dan putih sudah dipuja dan digunakan sebelum zaman Majapahit, yaitu dijadikan panji kerajaan pada zaman Kediri (1042 – 1222).
Lalu, bukan hanya kerajaan Jawa yang menggunakan warna merah dan putih.
Bendera pertempuran Raja Sisingamangaraja IX dari tanah Batak bergambar pedang kembar berwarna putih dengan latar belakang merah.
Pada Perang Aceh, para prajuritnya menggunakan bendera perang bergambar pedang, bintang dan bulan sabit, matahari, dan beberapa tulisan Alquran berwarna putih dengan latar belakang merah.
Begitu juga dengan bendera kerajaan Bugis Bone di Sulawesi Selatan, panji kerajaan Bali Badung (Puri Pamecutan), dan panji Pangeran Diponegoro selama Perang Jawa.
Pada awal abad ke-20, merah dan putih dihidupkan kembali oleh para pelajar dan kaum nasionalis sebagai ekspresi nasionalisme terhadap Belanda.
Baca Juga: Walaupun Film Pesanan Pemerintah, Hanung Bramantyo Tetap Menggarap Just Mom dengan Passion
Bendera Merah Putih pertama kali dikibarkan di Jawa pada 1928 saat masih di bawah pemerintahan Belanda.
Saat ini, merah pada bendera Indonesia melambangkan keberanian dan darah, sedangkan putih melambangkan kesucian dan semangat.
Asal muasal kain yang dijahit menjadi Bendera Merah Putih
Beberapa cerita menyebutkan Bendera Merah Putih yang asli dibuat dari sprei putih dan kain merah dari warung soto pinggir jalan.
Namun, istri Soekarno, Fatmawati, menjahit bendera merah putih pertama dengan menggunakan kain pemberian perwira Jepang.
Menurut buku “Catatan Kecil Bersama Bung Karno” yang dipublikasikan pada 1978, pada Oktober 1944 ketika Fatmawati hamil sembilan bulan, ia diberi kain putih dan merah oleh seorang perwira Jepang.
Perwira itu adalah Chairul Basri, yang menerima kain itu dari Hitoshi Shimizu, Kepala Sendenbu atau Departemen Propaganda.
Baca Juga: Jaga-jaga, Ini Syarat dan Cara Daftar Seleksi CASN 2023 yang Bakal Dibuka September 2023
Artikel Terkait
Nikita Mirzani Gencar Promosikan Shopee Live, Hati-hati Biar Nggak Malah Merugi!
Film Thriller Sleep Call Terinspirasi dari Pengalaman Anak Perempuan Sutradara Fajar Nugros
Susah Menepati Deadline? Begini Caranya Supaya Pekerjaan Selesai Tepat Waktu
Jelang KTT ASEAN, Kantor-kantor di Sekitar Lokasi Diimbau untuk WFH guna Mengurangi Kemacetan
Perekonomian Indonesia Meroket 5,17 Persen di Kuartal II-2023
Jadi Content Creator Tak Harus Modal Banyak, Ini Langkah yang Mesti Kamu Dahulukan!