news

Daya Saing SDM Indonesia Meningkat ke Posisi 47 dari 64 Negara di Dunia, Membaik Usai Pandemi

Kamis, 19 Oktober 2023 | 10:42 WIB
Ilustrasi: Tingkat daya saing SDM Indonesia di dunia naik empat peringkat ke posisi 47 dari 64 negara di dunia. (Freepik/Tirachardz)

Dua contoh tersebut memberikan kontribusi untuk meningkatkan kualitas kompetensi SDM Indonesia. 

Indonesia juga dinilai mampu meretensi pekerja di dalam negeri, yang dipengaruhi oleh kecukupan ketersediaan tenaga kerja terampil (peringkat 13 dunia), dan daya saing manajer senior di Indonesia yang dinilai cukup baik (peringkat 12 dunia).  

Indeks biaya hidup di Indonesia yang berada di peringkat 15 dunia juga menjadi faktor yang menarik minat tenaga kerja asing. 

Jumlah tenaga kerja wanita

Meskipun tingkat daya saing SDM Indonesia sudah membaik, tetapi sejumlah area masih membutuhkan pembenahan. Salah satunya, alokasi dana pendidikan.

Saat ini anggaran pendidikan Indonesia masih di angka 3,2 persen dari total produk domestik bruto (PDB). Sementara, total anggaran pendidikan per siswa di Indonesia yang ada di angka US$1.383 atau sekitar Rp21,3 juta (kurs Rp15.387,85) masih tergolong rendah dibandingkan negara lain.

Karena itulah alokasi dana pendidikan dan rasio guru-siswa perlu ditingkatkan, begitu pula dengan jumlah keterlibatan tenaga kerja wanita Indonesia.

Baca Juga: AnKer Musti Siap-Siap, Jalur Perlintasan Penumpang di Stasiun Manggarai akan Diubah

Saat ini tenaga kerja wanita Indonesia hanya menyumbang 35,57% dari total angkatan kerja. Hal ini menempatkan proporsi perempuan dalam angkatan kerja di peringkat 56 dari 64 negara dunia.

Itu sebabnya, Profesor Bris menilai perlunya Indonesia memperbaiki efisiensi bisnis dan pemerintahan untuk meningkatkan daya saing SDM.

“Peningkatan efisiensi ini bisa efektif dilakukan jika organisasi melakukan transformasi kepemimpinan,” pungkasnya. 

Halaman:

Tags

Terkini