Laura Turner, seorang spesialis pendidikan dan pengembangan karir, menekankan, "Gen Z mengutamakan perusahaan yang menawarkan jalur yang jelas untuk kemajuan karir, dan berinvestasi dalam pengembangan profesional mereka."
5. Tempat kerja yang inklusif dan beragam
Kedua hal ini tidak bisa ditawar lagi bagi Gen Z. Mereka mencari tempat kerja yang merangkul perspektif dan latar belakang yang berbeda.
Sebuah survei dari Pew Research Center mengungkapkan bahwa 73% dari Gen Z percaya bahwa keberagaman dan inklusi sangat penting di tempat kerja.
6. Teknologi dan inovasi
Tumbuh di era digital, Gen Z sangat tertarik pada perusahaan yang merangkul teknologi dan menawarkan peluang untuk berinovasi.
Menurut survei yang dilakukan oleh IBM Institute for Business Value, 84% Gen Z percaya bahwa teknologi dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap pekerjaan mereka.
"Generasi ini ingin menjadi bagian dari perusahaan yang berpikiran maju yang memanfaatkan teknologi untuk pertumbuhan dan efisiensi," jelas Mark Foster, peneliti teknologi dan inovasi.
7. Kesehatan mental dan kesejahteraan
Kesehatan mental karyawan semakin mendapat perhatian dari para pencari kerja.
Sebuah studi dari American Psychological Association menemukan bahwa 82% pencari kerja menganggap kesehatan mental dan kesejahteraan sebagai faktor penting dalam pencarian kerja mereka.
Advokat kesehatan mental Michael Chang mengatakan, "Pencari kerja memprioritaskan kesehatan mental mereka lebih dari sebelumnya. Mereka menginginkan pemberi kerja yang mendukung kesejahteraan mereka melalui kebijakan dan inisiatif."
Meskipun terkesan banyak maunya, tetapi apa yang difokuskan Gen Z saat mencari kerja ini menjadi bukti bahwa para pekerja juga berhak untuk mengutamakan dirinya sendiri, bukan hanya kepentingan perusahaan. (Elga Windasari)