PejuangKantoran.com - Prabowo menyatakan harapannya agar dalam pelaksanaan proses Pemilu 2024 ini, ia tidak menjadi manusia yang merasa paling bisa.
Hal itu disampaikannya kepada para relawan Erick Thohir Alumni Amerika Serikat (ETAS) yang bertemu di Plaza Senayan, Jakarta, Selasa (22/1/2024) lalu.
Menurut Prabowo, harapannya itu sesuai dengan salah satu filosofi Jawa yang mengajarkan untuk “Menang Tanpa Ngasorake”. Artinya, menang tanpa menjatuhkan atau menyakiti.
Baca Juga: 6 Cara Mengatasi Computer Vision Syndrome, Biar Mata Enggak Lelah
“Jadi debat pun gitu kan, kalau mengerti filosofi nenek moyang kita, ada dari jawa orang tua saya ngajarin Menang Tanpo Ngasorake, menang tanpa menyakiti.
“Nah, itu dijalankan oleh Pak Jokowi. Dia menang, tapi dia tidak mau sakiti saya. Itu leadership. Menang tanpa menyakiti,” jelas Prabowo.
Ada pula falsafah jawa “Ojo Rumongso Iso”, artinya “jangan merasa bisa, tapi kamu harus bisa merasakan”. Falsafah ini mengajarkan kita untuk menyelesaikan perbedaan pendapat dengan baik, demikian menurut Prabowo.
Selain dari filosofi Jawa, calon presiden nomor urut 2 tersebut juga mengaku banyak belajar dari filosofi Tiongkok yang mengajarkan bahwa niat baik akan dibantu oleh semesta alam, yang kemudian akan membawa kita ke arah yang lebih baik.
“Hobi saya buku, saya baca banyak filsafat inspirasi dari buku-buku pelajaran dari filosofi Tiongkok kuno. Ada beberapa kalimat luar biasa, ada saatnya bahwa Anda tidak bisa melawan alam.
Baca Juga: Bertemu Bu Nyai Khos dan Nawaning se-Nusantara, Gibran Sebut Punya Keinginan Gerakkan Ekonomi Santri
“Ikuti alam, kalau tujuan kita baik (alam) akan membawa ke arah yang baik.
“One thousand friends too few, one enemy too many. Nah, ini nggak diajarin di Amrik. Di Amrik, mission acomplished and they always teach you, you must win! Berarti ada yang lost,” kata Prabowo
Untuk itu, Ketua Umum Partai Gerindra itu berharap pada siapapun yang menang dalam kontestasi Pilpres 2024 nanti harus berujung dalam kebaikan.
“Intinya kita harus ke arah kebaikan,” tutup Prabowo.
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menemui para relawan Erick Thohir Alumni Amerika Serikat sepakat untuk memberikan dukungannya untuk Prabowo Subianto agar menjadi Presiden 2024.