news

Koperasi Hanya Jadi Mainan, Anies-Muhaimin Berpeluang Ubah BUMN sebagai Badan Usaha Koperasi

Jumat, 2 Februari 2024 | 19:22 WIB
Paslon nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) berpeluang besar menjadikan BUMN sebagai badan usaha koperasi.

"Mana ada paslon lain yang berani mengundang tokoh luar untuk berdiskusi? Kita terbuka untuk berdiskusi, termasuk soal koperasi yang menjadi amanat konstitusi.

“Dari diskusi ini, kita tegaskan, harus ada perubahan mendasar. Bahwa modal terbesar itu ya manusia, SDM. Bukan investasi," ujar Awalil.

Pakar koperasi Dr. Rino Sadanoer juga memberi catatan bahwa paradigma koperasi sebagai korban harus diubah.

"Koperasi harus mengangkat orang yang tidak mampu. Ini catatan mendasar yang harus diubah," ungkapnya.

Baca Juga: Deutsche Bank Bakal PHK 3.500 Karyawan untuk Meningkatkan Profit

Menurutnya, sejak 20 tahun sudah ada penelitian, bahwa kehadiran koperasi bukan hanya untuk pendampingan, tapi juga penguatan. Koperasi harus memberi manfaat.

Terkait pemberian KUR, menurutnya sudah tepat disalurkan ke koperasi, karena koperasi mengetahui kebutuhan anggotanya.

"Kenapa praktek tengkulak tumbuh subur? Karena mereka mengetahui karakter petani. Begitu pula koperasi terbentur pada mekanisme persyaratan," jelasnya.

KUR di Indonesia

KUR merupakan subsidi bunga non-energi, disalurkan melalui perbankan. Mencapai 460 triliun, tapi baru realisasi 300 triliun.

Berkaca dari data itu, Mukti Asikin, pelaku koperasi, mendesak pemerintah untuk mendorong koperasi meloncat jauh kedepan.

Mukti Asikin memberi contoh Mondragon Corporation di Spanyol. Koperasi yang didirikan 14 april 1956 itu menjadi salah satu koperasi terbesar di dunia, karena sinergitas antara anggota dan pengurus.

"Posisi koperasi jangan ada di tengah. Di Singapura, buruh menguasai retail. Indonesia juga punya koperasi yang anggotanya jutaan, dengan aset triliunan rupiah. Ideologinya, haram keluar dari koperasi," ujar Mufti.

Halaman:

Tags

Terkini