Pejuangkantoran.com Beberapa waktu yang lalu beredar kabar bahwa ditemukan residu pestisida di anggur jenis Shine Muscat yang diimpor dari China.
Menanggapi hal tersebut, Badan Pangan Nasional kemudian melakukan uji cepat (rapid test) terhadap buah impor ini.
Pengujian dilakukan di hampir 100 titik kota/kabupaten. Dari hasil uji cepat tersebut, 90 persen negatif dan 10 persen ada kandungan residu pestisida.
Ini artinya, anggur Shine Muscat yang banyak beredar di pasar ini aman dikonsumsi. Tentu saja tetap harus dicuci bersih sebelum dikonsumsi.
Anggur Shine Muscat memang sedang primadona belakangan ini. Warnanya hijau muda, terlihat segar dan mengundang selera.
Anggur Shine Muscat ini juga manis dan crunchy saat masih segar. Mungkin ini yang membuatnya digemari.
Namun, masih banyak varian-varian buah anggur yang juga tak kalah enak dikonsumsi langsung, dijadikan buah kering, maupun dijadikan wine.
- Concord
Ciri: Memiliki warna rona ungu kebiruan dan biasanya dijadikan olahan makanan.
Dikonsumsi: Anggur Concord biasanya untuk membuat jus buah, selai anggur, dan makanan yang dipanggang.
Manfaat: Anggur concord kaya akan nutrisi dan kandungan antioksidan yang tinggi, serta senyawa fenolik resveratrol. Menurut Journal of Agricultural and Food Chemistry, anggur Concord bermanfaat sebagai anti kanker, anti-inflamasi, dan untuk kesehatan jantung. Menurut studi penelitian, anggur Concord kapasitas antioksidan totalnya lebih tinggi kandungannya dibandingkan anggur merah atau hijau.
Baca Juga: 13 Manfaat Buah Anggur Bagi Tubuh Kamu, Mulai Dari Kesehatan Mata Hingga Tulang. Lengkap!
- Champagne
Ciri: Sering disebut sebagai anggur Korintus hitam. Asal anggur ini dari Asia dan Yunani, namun lebih banyak ditemukan di Amerika Serikat dan Eropa.
Jenis anggur ini rasanya manis dengan tekstur yang lembut. Ukuran rata-rata anggur Champagne biasanya sebesar kacang polong.