PejuangKantoran.com - Wendy's menutup 140 restoran di Amerika Serikat sampai akhir 2024 nanti. Hal ini menjadi kabar yang mengejutkan, mengingat restoran cepat saji ini membuka 500 outlet dalam dua tahun terakhir.
Namun, penutupan resto ternyata tidak permanen dan dilakukan untuk membuka kembali ratusan toko di area baru, yang diyakini dapat menghasilkan bisnis yang lebih baik bagi Wendy's.
Jumlah restoran yang akan dibuka juga sama dengan jumlah yang ditutup, yaitu 140. Hanya saja, perusahaan tidak memberikan daftar lokasi yang akan ditutup. Mereka hanya memastikan bahwa seluruhnya bukan dari satu area tertentu.
Baca Juga: Lewat Pelatihan Ekspor UMKM Binaan BRI, Pengusaha Kecil Makin Pede Masuk Pasar Global
Alasan penutupan toko
Kabar bahwa Wendy's menutup 140 restoran di Amerika dikonfirmasi oleh CEO Wendy's Kirk Tanner.
Ia menegaskan, ratusan restoran yang rencananya akan ditutup dikategorikan sebagai tempat yang sudah ketinggalan zaman dan berlokasi di daerah-daerah dengan kinerja buruk.
"Saya pikir ketika Anda berpikir tentang penguatan sistem kami, Anda melihat brand yang berusia 55 tahun dan beberapa restoran tersebut sudah ketinggalan zaman," kata Tanner.
Kinerja keuangan restoran yang akan ditutup pun jauh di bawah rata-rata.
Wendy's akan melakukan tinjauan yang kuat terhadap setiap restoran yang akan dibuka untuk memastikan ekspektasi penjualan terpenuhi, dan memiliki profitabilitas untuk mendorong pertumbuhan.
Dengan begitu, Kirk Tanner memastikan bahwa secara keseluruhan sistem di restoran yang dibuka pertama kali di Ohio itu akan sangat sehat.
Baca Juga: Mengapa Pria dengan Celana Sweater Abu-abu Bisa Membuat Hati Berdebar?
Sebanyak 140 restoran yang ditutup ini merupakan tambahan dari 100 penutupan yang telah diumumkan Wendy's pada Mei 2024 lalu.
Restoran berteknologi tinggi sedang dibangun
Meski Wendy's menutup 140 restoran, tetapi jumlah keseluruhan restoran cepat saji tersebut di Amerika Serikat mencapai sekitar 6.000 outlet.