“Kolaborasi pentahelix ini harus dilakukan dalam pelaksanaan pembangunan berkelanjutan," kata Arifatul saat menyampaikan sambutan. Kolaborasi pentahelix adalah kolaborasi lima elemen utama dalam Masyarakat, yaitu pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyrakat, dan media.
Komitmen BRI Dalam Melibatkan Perempuan Dalam Masyarakat
BRI meraih keberhasilan di kategori Community Engagement and Partnership, karena perseroan dianggap mampu mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam strategi bisnisnya dengan melibatkan masyarakat maupun kemitraan.
BRI terus berupaya berkontribusi dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan berkelanjutan, selaras dengan upaya global untuk menjaga lingkungan dan mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
“Selama ini kami banyak melakukan inisiasi dan program yang bertujuan untuk mewujudkan keuangan berkelanjutan yang inklusif dan selaras dengan prinsip ESG,” ujar Direktur Kepatuhan BRI Ahmad Solichin Lutfiyanto.
Salah satu contoh program yang melibatkan Masyarakat, utamanya Perempuan adalah program BRInita (BRI Bertani di Kota) yang dilakukan melalui aktivitas Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Baca Juga: BRI Sukses Turunkan Angka Kredit Macet, Ini Strateginya!
Aktivitas ini mengambil bagian penting dalam mendukung peran perempuan melalui berbagai macam program pemberdayaan yang secara nyata mampu mendorong kesejahteraan bersama.
Program BRINita melibatkan kaum perempuan untuk membuat ekosistem urban farming yang berkelanjutan, di daerah kota padat penduduk. Tujuan dari program ini adalah agar Perempuan dapat mengambil peran untuk meningkatkan nilai, di sisi sosial, ekonomi, dan lingkungan.
Ada sekitar 615 perempuan telah mendapatkan pelatihan komprehensif terkait urban agriculture/farming ini.
Selain itu, keberadaan Holding Ultra Mikro menyediakan berbagai layanan. Salah satunya adalah PNM Mekaar yang menawarkan pembiayaan dengan skema khusus diperuntukkan bagi kelompok Perempuan.
Program tersebut telah memberdayakan lebih dari 15,1 juta nasabah perempuan sehingga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals terutama SDG 5 kesetaraan gender dan SDG 3 kehidupan sehat dan sejahtera.