Pejuangkantoran.com – Sejak lagu Bayar Bayar Bayar dari Sukatani mendapat perhatian khusus dan ada permintaan maaf langsung dari grup punk asal Purbalingga Jawa Tengah, diikuti dengan penarikan lagu tersebut dari berbagai platform digital oleh mereka sendiri.
Kejadian ini tak hanya menimbulkan gelombang dukungan terhadap Sukatani atas kebebasan berekspresi. Tak hanya dukungan dari dalam negeri, hal ini juga mendapatkan perhatian serius dari seorang kritikus musik dunia, Anthony Fantano dalam akun X-nya @theneedledrop pada 21 Februari 2025
“Censorship in the midst of a band speaking out against police corruption: NOT GOOD.”
Unggahan ini menanggapi unggahan dari aku X @IndoPopBase pada 20 februari 2025 mengenai lagu Bayar Bayar Bayar yang dihapus dari Spotify.
Lagu Bayar Bayar Bayar banyak dibicarakan karena liriknya yang mengkritik tindakan tidak terpuji dari oknum institusi kepolisian yang kemudian viral belakangan ini.
Lirik lagu memang kerap menjadi ekspresi pencipta dan penyanyi untuk melakukan kritikan terhadap kondisi sosial politik saat lagu tersebut diciptakan.
Banyak musisi luar dan dalam negeri yang dalam sejumlah lagunya mengangkat tema-tema ini. Berikut beberapa di antaranya.
Rage Against The Machine (RATM)
Killing In The Name adalah lagu RATM yang diciptakan pada tahun 1992. Lagu ini dicptakan oleh RATM sebagai bentuk perlawanan terhadap rasisme dan kebrutalan polisi atas kerusuhan rasial di Los Angeles tahun 1992.
U2
Sunday Bloody Sunday diciptakan oleh U2 di album War tahun 1983, untuk mengenang kejadian tragis pada 30 Januari 1972 di kota Derry, Irlandia Utara. Saat itu lebih dari 20 ribu warga Irlandia Utara melakukan aksi damai namun militer Inggris meresponnya dengan menerjunkan pasukan penerjun payung yang menembaki para demonstran.
The Sex Pistols
Tahun 1977 dalam album Never Mind the Bollock, Here’s the Sex Pistols memuat lagu God Save the Queen versi band punk rock asal Inggris ini. Lagu ini menentang monarki Inggris di bawah Ratu Elizabeth II. Judul lagunya memang mengambil dari judul lagu kebangsaan Inggris.