Dalam menjalankan usaha, selalu ada tantangan. Menurut Engga, yang paling sering dialami adalah terkait modal.
“Kalau untuk orang-orang di pasar seperti saya ini, kadang kita utang dulu kalau mau ambil stok ikan, baru kemudian 2-3 hari kemudian kita bayar,” ungkap Engga. Hal ini dilakukannya karena supaya usahanya tetap berjalan.
Kesulitan Modal Teratasi Dengan Bantuan BRI
Untungnya, kesulitan modal tambahan ini berhasil mendapatkan jalan keluar ketia ia menjadi salah satu yang menerima bantuan pinjaman dari BRI sebanyak dua kali. Pinjaman pertama ia peroleh sekitar tahun 2021 hingga 2022.
Ketika ada tawaran dari BRI soal pinjaman, Engga tertarik karena memang sedang membutuhkan tambahan modal usaha. Menurutnya, proses pengajuan pinjaman cukup mudah dan suku bunganya masih tergolong wajar, sehingga ia merasa yakin untuk mengambil pinjaman tersebut guna memperkuat modal usahanya.
Apalag, menurut Engga, persyaratan dari BRI tidak susah, asalkan usaha yang dijalankan memang jelas dan aktif.
Baca Juga: BRI Kembali Jadi Bank Terbaik di Indonesia Versi The Banker, Tembus Peringkat 114 Dunia
Merasakan manfaat dari pijaman dari BRI ini, Engga kembali mengajukan pinjaman untuk menambah modal usaha. Semua pinjaman dari BRI digunakannya untuk mengembangkan usaha, seperti menambah unit dan barang dagangan.
Dengan stok ikan yang semakin banyak, penjualannya pun semakin meningkat hingga bisa mendukung program MBG yang digagas oleh pemerintah.
“Saya sangat senang dengan adanya program pemerintah MBG ini karena memang membawa manfaat dan meningkatkan penjualan saya. Semoga ke depannya program ini bisa semakin bagus lagi agar membawa manfaat yang lebih lagi,” cerita Engga.
Pada kesempatan terpisah Direktur Mikro BRI Akhmad Purwakajaya menjelaskan bahwa dukungan BRI berupa akses pembiayaan kepada pelaku UMKM pada program MBG ini merupakan bentuk nyata sinergi antara sektor perbankan dan pemerintah dalam membangun fondasi ekonomi yang berkelanjutan, sekaligus menciptakan dampak sosial yang luas, mulai dari peningkatan gizi masyarakat hingga pemberdayaan ekonomi lokal.
“BRI pun terus berperan aktif dan memastikan para pengusaha UMKM yang terlibat dalam program MBG ini dapat tumbuh secara konsisten dan berkelanjutan,” ungkap Akhmad. ***