Selain itu, polisi juga perlu mencocokkan waktu kematian dengan data dari CCTV dan aktivitas penghuni kos lainnya.
Tidak hanya itu, wawancara dengan lingkungan sekitar dan rekan kerja pun dinilai penting. Siapa tahu ada konflik pribadi, tekanan mental, atau hubungan tersembunyi yang menjadi petunjuk.
Baca Juga: Iced Coffee vs Cold Brew: Mana yang Lebih Cocok Buat Pejuang Kantoran?
Pemeriksaan terhadap benda-benda di kamar, seperti lakban, serat, atau jejak kaki, juga penting dilakukan.
Sudah bersiap pindah ke Finlandia
Pihak keluarga mengungkapkan bahwa Arya sebenarnya sedang bersiap untuk pindah tugas ke luar negeri. Ia dan keluarganya akan segera pindah ke Helsinki, Finlandia, karena ditempatkan di KBRI Helsinki.
Arya bahkan sudah menjual semua kendaraan pribadinya karena tidak akan digunakan di Finlandia.
Kakak ipar Arya, Meta Bagus, mengatakan bahwa malam sebelum ditemukan meninggal, lelaki tersebut sempat pergi berbelanja perlengkapan pakaian di pusat perbelanjaan Grand Indonesia (GI).
Pihak keluarga sangat terpukul karena rencana pindah ke luar negeri bersama istri dan kedua anaknya tinggal kenangan. Kedua anak Arya juga telah lulus sekolah dan siap ikut pindah bersama.
Saat ini, pihak kepolisian masih menunggu hasil lengkap dari pemeriksaan medis, termasuk histopatologi, toksikologi, dan patologi.
Kapolda berharap dalam satu minggu, hasil penyelidikan bisa memberikan kesimpulan tentang apa sebenarnya yang terjadi pada Arya Daru Pangayunan.