Beri Batasan tentang Jam Kerja Kamu dengan Mencantumkan Email Signature, Seperti Ini Caranya!

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Rabu, 16 Juli 2025 | 21:20 WIB
Ilustrasi: Pada email signature, kamu bisa menambahkan jam kerja agar penerima email langsung tahu kapan mereka bisa berbicara dengan kamj. (Bybrand)
Ilustrasi: Pada email signature, kamu bisa menambahkan jam kerja agar penerima email langsung tahu kapan mereka bisa berbicara dengan kamj. (Bybrand)

PejuangKantoran.com - Kerja jarak jauh dan sistem hybrid memang memberi kebebasan, tetapi sekaligus membuat batas antara “waktu kantor” dan “waktu rumah” jadi kabur.

Banyak dari karyawan yang akhirnya merasa harus selalu stand‑by, padahal tubuh dan pikiran juga butuh istirahat.

Salah satu cara paling sederhana dan sering luput dari pikiran untuk menegaskan batasan itu adalah dengan membuat email signature, atau teks yang berada di bawah tanda tangan email. Biasanya mencantumkan nama, jabatan, nama perusahaan nomor telepon, website, dan sebagainya.

Baca Juga: Tanda Tangan Email Bisa Jadi Cara Simpel Menjaga Batasan Kerja, tapi Perhatikan Dulu 3 Hal Ini!

Email signature penting karena mereka meningkatkan profesionalisme, meningkatkan kesadaran merek, dan menyediakan informasi penting, dan bisa berfungsi sebagai kartu nama digital.

Pada situasi di mana batas antara jam kerja dan jam istirahat sulit dipisahkan, banyak yang memasang email signature yang mencantumkan jam kerja mereka, atau menyatakan bahwa penerima bisa membalas kapan pun mereka mau.

Para konsultan HR menyebut cara ini menjadi game‑changer karena membuat penerima tidak perlu menebak-nebak kapan kamu online.

Profesor komunikasi juga bilang kebiasaan ini muncul seiring dominasi pekerja milenial dan Gen Z yang lebih vokal soal work‑life balance.

Intinya, makin banyak yang menetapkan batas, makin sehat pola kerja tim.

Mengapa email signature penting?

Alasan utamanya adalah karena setiap kali orang menerima surel dari kamu, mereka akan melihat “aturan main” seputar jam kerja yang kamu miliki.

Baca Juga: Bukan Hanya Pentingkan ATS, Ini Cara Lain Membuat CV yang Menarik Perhatian Rekruter

Jadi, tanpa harus menegur langsung, dengan email signature yang mencantumkan jam kerja tersebut, kamu sudah melakukan hal-hal di bawah ini:

• Menetapkan ekspektasi sehingga rekan kerja, klien, dan atasan tahu kapan bisa mengharapkan balasan.
• Melatih diri dengan mematuhi jam kerja yang sudah kamu tulis.
• Memberi contoh karena semakin banyak yang mengikuti, budaya “online 24/7” perlahan bisa berubah.

Contoh email signature

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Huffington Post

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X