PejuangKantoran.com - Kerja jarak jauh dan sistem hybrid memang memberi kebebasan, tetapi sekaligus membuat batas antara “waktu kantor” dan “waktu rumah” jadi kabur.
Banyak dari karyawan yang akhirnya merasa harus selalu stand‑by, padahal tubuh dan pikiran juga butuh istirahat.
Salah satu cara paling sederhana dan sering luput dari pikiran untuk menegaskan batasan itu adalah dengan membuat email signature, atau teks yang berada di bawah tanda tangan email. Biasanya mencantumkan nama, jabatan, nama perusahaan nomor telepon, website, dan sebagainya.
Baca Juga: Tanda Tangan Email Bisa Jadi Cara Simpel Menjaga Batasan Kerja, tapi Perhatikan Dulu 3 Hal Ini!
Email signature penting karena mereka meningkatkan profesionalisme, meningkatkan kesadaran merek, dan menyediakan informasi penting, dan bisa berfungsi sebagai kartu nama digital.
Pada situasi di mana batas antara jam kerja dan jam istirahat sulit dipisahkan, banyak yang memasang email signature yang mencantumkan jam kerja mereka, atau menyatakan bahwa penerima bisa membalas kapan pun mereka mau.
Para konsultan HR menyebut cara ini menjadi game‑changer karena membuat penerima tidak perlu menebak-nebak kapan kamu online.
Profesor komunikasi juga bilang kebiasaan ini muncul seiring dominasi pekerja milenial dan Gen Z yang lebih vokal soal work‑life balance.
Intinya, makin banyak yang menetapkan batas, makin sehat pola kerja tim.
Mengapa email signature penting?
Alasan utamanya adalah karena setiap kali orang menerima surel dari kamu, mereka akan melihat “aturan main” seputar jam kerja yang kamu miliki.
Baca Juga: Bukan Hanya Pentingkan ATS, Ini Cara Lain Membuat CV yang Menarik Perhatian Rekruter
Jadi, tanpa harus menegur langsung, dengan email signature yang mencantumkan jam kerja tersebut, kamu sudah melakukan hal-hal di bawah ini:
• Menetapkan ekspektasi sehingga rekan kerja, klien, dan atasan tahu kapan bisa mengharapkan balasan.
• Melatih diri dengan mematuhi jam kerja yang sudah kamu tulis.
• Memberi contoh karena semakin banyak yang mengikuti, budaya “online 24/7” perlahan bisa berubah.
Contoh email signature
Artikel Terkait
Ingin Merasakan Bekerja di Kementerian Pariwisata? Program JoinWonderful Magang Kembali Bukan Batch Baru!
Yuk, Jadikan Hobi Kamu Cuan! Tapi Jangan Buru-Buru Resign, Lakukan Dulu 9 Langkah Ini
Virtual Assistant Manusia Tak Perlu Kuatir Bakal Tergusur Virtual Assistant AI, Lakukan Langkah Nyata Berikut Ini!
7 Kebiasaan yang Dimiliki Tim-tim yang Bisa Bekerja Sama dengan Baik, Tim Kamu Sudah Memilikinya?
Yang Harus Dilakukan sebelum Resign Mendadak, Berikut Contoh Surat Pengunduran Dirinya
Kitab Sijjin & Illiyyin Diakui Sang Sutradara Film Horor yang Paling Banyak Adegan Gore-nya
Strategi Baru untuk Monetisasi WhatsApp, Meta Janji Tetap Nyaman bagi Pengguna Meski Ada Iklan