news

Italia Buka Kuota 500 Ribu Pekerja Migran untuk 2026 – 2028, Siap Hapus “Click Day”. Apa Itu?

Minggu, 10 Agustus 2025 | 11:15 WIB
Ilustrasi: kerja di Italia (Freepik/Look Studio)

Baca Juga: Eva Celia dan Para Pemain 'Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah' Punya Kesamaan Status dengan Karakternya

Mendapatkan tanggapan Beragam

Rencana ini mendapat sambutan hangat dari organisasi petani Coldiretti.

Mereka menilai kebijakan ini penting untuk memastikan pasokan tenaga kerja di sektor pertanian tetap terjaga, apalagi untuk menjaga produksi pangan nasional.

Coldiretti juga mendukung dihapuskannya sistem “click day” agar pengajuan bisa dilakukan kapan saja sesuai kebutuhan musim.

Namun, tidak semua pihak setuju. Pihak oposisi, salah satunya Riccardo Magi dari partai +Europa, mengkritik bahwa kebijakan ini bisa saja hanya menjadi angka di atas kertas.

Ia menyoroti bahwa pada tahun-tahun sebelumnya, hanya sebagian kecil kuota yang benar-benar berubah menjadi kontrak kerja dan izin tinggal.

Baca Juga: Perubahan Kecil Ini Bisa Membuat Wawancara Kerja Kamu Lebih Berkesan bagi Rekruter. Apa Itu?

Data mendukung kekhawatiran ini. Pada 2024, dari kuota 119.890 pekerja, hanya 7,8% yang benar-benar mendapatkan izin kerja tetap. Di 2023 pun tidak jauh berbeda, yaitu hanya sekitar 13% yang terealisasi.

Artinya, meski kuota terus ditambah, tantangan sebenarnya adalah memastikan proses administrasi berjalan cepat dan efektif sehingga pekerja migran benar-benar bisa bekerja secara legal dan membantu sektor-sektor yang kekurangan tenaga di Italia.

Kalau rencana penghapusan “click day” dan pelatihan prakeberangkatan ini berhasil, bisa jadi kuota besar yang disiapkan kali ini akan benar-benar terpakai maksimal, bukan sekadar janji di atas kertas.

 

Halaman:

Tags

Terkini