PejuangKantoran.com - Museum Louvre di Paris, Prancis, museum terbesar di dunia yang dikunjungi 8,7 juta orang pada tahun 2024, dibobol kawanan pencuri pada Minggu (19/10/2025), 30 menit setelah museum dibuka untuk pengunjung.
Delapan potong Permata Mahkota Prancis senilai sekitar 88 juta euro dicuri dari Galerie d'Apollon. Para pencuri menyamar sebagai pekerja konstruksi, dan kabur menggunakan skuter usai beraksi.
Enam hari sesudah perampokan tersebut (25/10/2025), dua pria berusia 30-an dari Seine-Saint-Denis ditangkap terkait perampokan tersebut. Seorang tersangka ditahan di Bandara Charles de Gaulle saat ia mencoba naik pesawat ke luar negeri.
Baca Juga: Kesalahan Terbesar Museum Louvre yang Baru Dibobol Maling: Password-nya Gampang Ditebak!
Lima tersangka lainnya ditangkap pada 29 Oktober, tetapi tiga orang di antaranya dibebaskan. Dakwaan sudah diajukan terhadap empat tersangka, sementara satu tersangka lainnya masih buron.
Penyelidikan polisi lalu mengungkap para tersangka yang terlibat dalam perampokan Museum Louvre. Le Parisien melaporkan bahwa salah satu dari empat tersangka yang ditangkap sudah diidentifikasi sebagai influencer Prancis, Abdoulaye N (39).
Pria yang dikenal di dunia maya sebagai Doudou Cross Bitume ini mengelola kanal YouTube dan TikTok di mana konten-konten videonya menunjukkan ia melakukan trik motocross di Paris dan Aubervilliers.
Jaksa Paris, Laure Beccuau, mengatakan bahwa Abdoulaye N. pernah menjalani hukuman pada tahun 2015 atas perampokan yang dilakukan pada tahun 2014. Ia terlibat dalam kasus pencurian yang juga melibatkan salah satu tersangka perampokan Museum Louvre.
Tersangka berusia 37 tahun itu diyakini sebagai salah satu dari dua pencuri yang membobol Galeri Apollo dengan perkakas listrik, dan membobol etalase untuk mencuri perhiasan. DNA-nya dilaporkan ditemukan pada salah satu kotak dan pada barang-barang yang mereka tinggalkan.
Baca Juga: Mengenal Desa Pemuteran yang Masuk Daftar 52 Desa Wisata Terbaik 2025 oleh UN Tourism
Abdoulaye N ditahan di rumahnya di Aubervilliers, dan ditempatkan dalam tahanan pra-persidangan. Ia menghadapi dakwaan awal pencurian oleh geng yang terorganisasi dan konspirasi kriminal.
Selain Abdoulaye N, tiga orang lainnya diyakini merupakan anggota tim yang difilmkan menggunakan cherry picker (anjungan kerja) untuk mencapai jendela museum dan mendapatkan akses.
Museum Louvre merupakan rumah bagi beberapa karya paling ikonis di dunia, dari lukisan, patung, elemen arsitektur, dan objek seni karya seniman terkenal maupun tanpa nama.
Koridor, aula, dan galeri museum dipenuhi karya-karya maestro besar. Saking luasnya area museum, untuk melihat seluruh koleksinya mungkin kamu butuh waktu setidaknya seminggu.
Namun, sebagian besar pengunjung datang terutama untuk melihat tiga wanita terkenal: lukisan Mona Lisa, serta patung Venus de Milo dan Nike dari Samothrace.