news

Grab Salurkan Bonus Hari Raya 2026 untuk 400 Ribu Mitra Pengemudi

Rabu, 11 Maret 2026 | 16:15 WIB
Grab increases its Holiday Bonus program and launches Umrah rewards for top drivers ahead of Eid 2026. (Photo:JD/Grab Indonesia

PejuangKantoran.com - Perusahaan teknologi transportasi Grab Indonesia menuntaskan penyaluran Bonus Hari Raya (BHR) 2026 kepada lebih dari 400 ribu Mitra Pengemudi yang memenuhi kriteria pada 9 Maret 2026. Penyaluran bonus ini dilakukan melalui OVO sebagai kanal utama bagi mitra yang telah terhubung dengan akun GrabDriver.

Program ini merupakan bagian dari dukungan Grab kepada mitra pengemudi menjelang Hari Raya sekaligus sejalan dengan arahan pemerintah terkait kebijakan THR, BHR, dan stimulus Ramadan 2026 yang diumumkan oleh pemerintah Indonesia. Kebijakan tersebut sebelumnya disampaikan dalam konferensi pers oleh sejumlah pejabat pemerintah, termasuk Airlangga Hartarto dan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, menyusul arahan Presiden Prabowo Subianto.

Anggaran BHR Naik Hingga Rp110 Miliar

Pada tahun ini, Grab meningkatkan alokasi anggaran program BHR menjadi sekitar Rp100 hingga Rp110 miliar, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini tidak hanya memperbesar nilai bonus yang diterima mitra, tetapi juga memperluas jumlah penerima yang mendapatkan manfaat dari program tersebut.

Untuk mitra roda dua, nilai BHR berkisar antara Rp150.000 hingga Rp850.000. Sementara itu, mitra roda empat menerima bonus antara Rp200.000 hingga Rp1.600.000, tergantung tingkat aktivitas dan performa selama periode penilaian.

Baca Juga: Mau Gabung dengan Transportasi Ikonik Jakarta? Program Transjakarta Berdaya Kembali Dibuka!

Program ini dibagi dalam beberapa kategori penerima, yakni Jawara, Kesatria, Pejuang, dan Anggota, yang ditentukan berdasarkan produktivitas mitra di platform Grab selama 12 bulan terakhir. Pada kategori tertinggi, mitra Jawara dapat menerima bonus hingga Rp850.000 untuk GrabBike dan Rp1.600.000 untuk GrabCar.

Penilaian Berdasarkan Performa Mitra

Grab menerapkan sistem penilaian berbasis kinerja dalam menentukan penerima bonus. Sejumlah indikator yang menjadi pertimbangan antara lain tingkat keaktifan mitra, jumlah perjalanan yang diselesaikan, tingkat penyelesaian pesanan, jam dan hari online, rating pengemudi, serta kepatuhan terhadap standar layanan dan kode etik platform.

Pendekatan ini, menurut Grab, bertujuan memastikan penyaluran BHR dilakukan secara objektif, proporsional, dan tepat sasaran, terutama kepada mitra yang konsisten memberikan layanan terbaik kepada pelanggan.

Chief Executive Officer Grab Indonesia, Neneng Goenadi, mengatakan bahwa BHR merupakan bentuk apresiasi perusahaan terhadap kontribusi para mitra yang menjadi tulang punggung layanan Grab di lapangan.

Baca Juga: Italia Buka Hampir 500 Ribu Visa Kerja untuk Pekerja Asing hingga 2028

“Kami bersyukur dapat terus tumbuh bersama para Mitra Pengemudi yang setiap hari menjaga kualitas layanan dan kepercayaan pelanggan. Melalui BHR 2026, kami ingin menghadirkan apresiasi yang benar-benar terasa dan diterima tepat waktu oleh mitra yang telah menunjukkan performa baik, dengan tetap mempertimbangkan keberlanjutan ekosistem Grab,” ujar Neneng.

Ia menambahkan bahwa BHR bukan sekadar bantuan finansial menjelang Lebaran, tetapi juga simbol kebersamaan antara perusahaan dan para mitra pengemudi.

Halaman:

Tags

Terkini