news

Banyak Gerainya yang Tutup, Salah Satu Pemegang Waralaba Domino's Pizza Nyatakan Bangkrut

Rabu, 18 Maret 2026 | 12:32 WIB
Salah satu pemegang waralaba Domino's Pizza di California, AS, mengajukan kebangkrutan pada Rabu (11/3/2026) lalu. (Dominos.com)

PejuangKantoran.com - Kabar mengejutkan datang dari dunia kuliner cepat saji. Salah satu pemegang waralaba (franchisee) Domino’s Pizza baru saja menyatakan bangkrut, Rabu (11/3/2026) lalu.

Franchisee bernama North County Pizza, Inc., yang mengelola gerai Domino’s di Oceanside, California, itu resmi mendaftarkan kebangkrutan Bab 11 (Chapter 11).

Berdasarkan dokumen pengadilan yang beredar, perusahaan ini diperkirakan memiliki utang atau liabilitas antara $1 juta hingga $10 juta kepada sekitar 49 kreditur.

Baca Juga: In This Economy, Nggak Cuma Cari Kerja yang Susah. Cari Karyawan Baru Juga Ribet Banget!

Dari daftar utang tersebut, ternyata tagihan terbesarnya menumpuk di beberapa bank. Bahkan ada yang di kantor pusat Domino’s sendiri, yang totalnya mencapai lebih dari $3,3 juta.

Meski menyatakan bangkrut, gerai-gerai Domino's Pizza belum tentu langsung tutup. Dalam sistem hukum di Amerika, kebangkrutan Bab 11 biasanya memberikan kesempatan bagi perusahaan untuk melakukan reorganisasi.

Artinya, mereka bakal menyusun rencana baru untuk menyehatkan bisnis sambil tetap mencicil utang ke kreditur. Jadi, ada kemungkinan besar gerai Domino’s di Oceanside ini tetap beroperasi seperti biasa selama proses hukum berlangsung.

Pihak Domino’s pusat sendiri memilih untuk tutup mulut dan tidak memberikan komentar terkait masalah ini.

Runtuhnya raksasa fast food

Domino’s Pizza sebenarnya bukan satu-satunya gerai fast food yang menyatakan bangkrut. Sepanjang tahun 2026, penutupan resto cepat saji memang lagi kencang-kencangnya di Amerika Serikat.

Baca Juga: Pariwisata Indonesia Terdampak Konflik di Timur Tengah, Manfaatkan Libur Lebaran dan Revenge Travel

Sebut saja Pizza Hut. CEO Yum! Brands (induk perusahaan Pizza Hut), Chris Turner, sudah mengumumkan kalau sekitar 250 gerai mereka bakal tutup tahun ini. Alasannya klasik tapi menyakitkan: penjualan rendah.

Mereka memilih menutup unit-unit yang penjualannya kurang baik demi menyelamatkan merek secara jangka panjang. Penutupan ini mencakup sekitar 3% dari total seluruh toko Pizza Hut yang ada.

Gerai waralaba ayam goreng juga mengalami hal yang sama. Sailormen, Inc., pemegang waralaba Popeyes yang mengelola lebih dari 130 lokasi di Florida dan Georgia, juga mengajukan bangkrut pada Januari lalu.

Setidaknya sudah ada 20 gerai Popeyes yang terpaksa gulung tikar akibat proses restrukturisasi ini.

Halaman:

Tags

Terkini