Bahan-bahannya sangat khas Australia dan terasa segar. Mereka juga punya program "Sommeliers in the Sky" untuk memastikan wine yang disajikan pas dengan makanannya. Fungsional banget, tapi belum se-ikonik peringkat tiga besarnya.
Singapore Airlines
Fitur andalan mereka tetap "Book the Cook", di mana penumpang bisa memesan menu utama sebelum berangkat. Jadi, kamu pasti dapat apa yang kamu mau.
Baca Juga: Microsoft Tawarkan Program Resign Sukarela bagi 7% Karyawannya di AS, Dibuka Sekali Ini Saja!
Kursi mereka termasuk yang paling lebar di industri ini. Ditambah lagi ada sajian sampanye gratis dan makanan yang disajikan di piring porselen. Semuanya terlihat sangat rapi dan terukur, khas standar Singapura yang tinggi.
Air France
Air France benar-benar melakukan manuver berani di tahun 2026 dengan menggandeng chef bintang Michelin, Frédéric Simonin. Hasilnya adalah menu haute-cuisine seperti scallops dengan saus tapioca pearl hadir di kabin Premium Economy.
Hidangan ini menunjukkan level kreativitas yang jarang sekali kita temukan. Kursinya pun punya desain fixed-shell yang menjaga privasi. Sayangnya, pengalaman mewah ini belum tersedia di seluruh rute mereka, sehingga Air France harus puas di posisi kedua.
Virgin Atlantic
Pemenang tahun ini adalah Virgin Atlantic. Kenapa? Karena maskapai penerbangan ini paling seimbang di segala aspek. Makanannya disajikan di piring Royal Doulton dengan pilihan menu Inggris dan Italia yang sangat beragam.
Baca Juga: 'Pulang Kampung', Film Musikal Batak dengan Jajaran Pemain Jebolan Indonesian Idol Bermarga
Pilihan minumannya juga luar biasa, penumpang bisa mencicipi koleksi dari cellar kelas bisnis mereka. Tidak heran kalau di tahun 2025 mereka dinobatkan sebagai World’s Best Premium Economy oleh Skytrax. Mereka berhasil memberikan kemewahan, rasa yang enak, dan pelayanan yang ramah secara konsisten.
Kalau nanti kamu punya pilihan untuk upgrade, Premium Economy di tahun 2026 ini benar-benar nggak bikin rugi. Penumpang bisa menikmati hidangan terbaik di kelas Premium Economy yang hampir menyamai kelas bisnis, tapi dengan harga yang jauh lebih masuk akal.