PejuangKantoran.com - Ketika kamu akan melakukan penerbangan jarak jauh, bagaimana kamu memilih maskapai penerbangannya? Betul, kamu pasti memilih maskapai yang nyaman dan terkenal dengan layanannya. Namun apa kriterianya secara spesifik?
Meski kenyamanan kursi kelas ekonomi tetap jadi fondasi kelas Premium Economy, hal itu bukan lagi jadi satu-satunya pilihan. Di tahun 2026 ini, persaingan di kelas ekonomi justru jadi yang paling sengit, terutama untuk rute jarak jauh seperti dari Amerika ke Asia atau Australia.
Sekarang ini, yang bikin satu maskapai penerbangan benar-benar naik kelas dibanding yang lain bukan cuma kursinya, melainkan pengalaman makannya, dari inovasi kuliner, kualitas penyajian, pilihan minuman, hingga konsistensi layanannya untuk berbagai rute.
Berdasarkan data terbaru dan ulasan para traveler, ada enam maskapai penerbangan yang mampu menyajikan hidangan terbaik yang setara hidangan restoran bintang lima.
Cathay Pacific
Cathay Pacific menempati posisi keenam dengan pendekatan yang sangat konsisten. Mereka tidak mencoba tampil terlalu mewah, tapi fokus pada identitas budaya. Menu andalan mereka adalah perpaduan masakan Kanton dan internasional.
Yang paling berkesan sebenarnya adalah layanan di tengah penerbangan. Bayangkan, saat kabin sedang tenang, kamu bakal ditawari egg tart hangat atau kue-kue segar yang rasanya homey banget.
Sayangnya Cathay belum menyediakan layanan sampanye atau alat makan desainer seperti pesaing di atasnya.
Emirates
Baca Juga: CEO Apple John Ternus Diharapkan Lebih Bernyali sebagai Penentu Masa Depan Perusahaan
Kalau bicara soal penyajian, Emirates memang juaranya. Mereka menyajikan makanan di atas piring porselen Royal Doulton dengan alat makan stainless steel. Kamu bahkan bisa mendapatkan welcome drink (termasuk sparkling wine) sebelum pesawat lepas landas.
Sensasinya memang mirip Business Class. Tapi meski penampilannya premium banget dan kursinya menang penghargaan di 2025, Emirates berada di posisi kelima karena menunya kurang fleksibel dan tidak sepersonal maskapai lain di daftar ini.
Qantas
Maskapai ini sepertinya paham betul rasanya terbang lebih dari 15 jam. Itulah kenapa mereka menawarkan menu on-demand. Artinya, kamu nggak harus menunggu jadwal makan yang kaku dari pramugari. Jadi, kamu bisa saja memesan makanan tengah malam.
Artikel Terkait
Rahasia Produktivitas Swedia yang Justru Dimulai dari Rehat Kopi
Negara dengan IQ Tertinggi di Dunia 2026: Asia Timur Masih Mendominasi
NO NA Ingin Konser di Indonesia: “Seperti Pulang ke Rumah”
10 Jurusan Kuliah yang Paling Diincar Perusahaan di 2026
7 Kesalahan Yang Sering Dilakukan Dalam Managing Across Yang Wajib Dihindari Manajer
Kenali Perbedaan Sepatu Lari Dengan Carbon Plate dan TPU Plate Agar Tak Salah Pakai!
Daun Kol Bikin Kembung Itu Benar. Haruskah FODMAP ini Dihindari?