news

Dari Rok hingga Sneakers, Begini Perubahan Seragam Awak Kabin Atau Pramugari

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:10 WIB
Ilustrasi tugas pramugari. Profesi ini menuntut keterampilan yang tidak main-main. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

PejuangKantoran.com - Seragam awak kabin atau pramugari bukan sekadar pakaian kerja. Seiring perubahan zaman, desainnya ikut berkembang dari gaya formal dan konservatif hingga tampilan yang lebih modern, praktis, dan mencerminkan identitas sebuah maskapai.

Pada masa awal penerbangan komersial, seragam awak kabin banyak terinspirasi dari pakaian militer. Potongannya cenderung formal dengan jaket, rok panjang, topi, dan warna-warna gelap. Seiring industri penerbangan berkembang, desain pun mulai mengikuti tren mode. 

Memasuki era 1960-an dan 1970-an, seragam menjadi jauh lebih berani. Warna-warna cerah, motif mencolok, hingga potongan dress mulai digunakan. Air New Zealand, misalnya, pernah menggunakan seragam dengan warna pastel cerah dan siluet A-line pada awal 1970-an. 

Namun, memasuki era modern, fungsi menjadi semakin penting. Seragam tidak hanya harus terlihat elegan, tetapi juga memungkinkan awak kabin bergerak dengan leluasa, nyaman digunakan dalam penerbangan panjang, mudah dirawat, serta memiliki ruang penyimpanan yang cukup. 

Baca Juga: 9 Contoh Email Pengajuan Izin WFH dalam Bahasa Inggris yang Disesuaikan Kebutuhan Kamu

Tren terbaru bahkan mulai menggeser penggunaan sepatu formal. Sejumlah maskapai memasukkan sneakers sebagai bagian dari seragam untuk memberikan kenyamanan lebih kepada kru yang harus berdiri dan berjalan selama berjam-jam. S7 Airlines, misalnya, memperkenalkan koleksi baru dengan pilihan sneakers hitam sebagai pengganti sepatu formal. 

Baca Juga: 5 Alasan Tak Terduga Perusahaan-perusahaan di Jepang Sangat Lambat dalam Mengadopsi AI

Di sisi lain, seragam juga semakin berperan sebagai identitas visual maskapai. Emirates mempertahankan kombinasi merah dan krem yang telah menjadi ciri khasnya selama puluhan tahun, sementara maskapai baru seperti Riyadh Air bahkan menggandeng desainer haute couture untuk menciptakan tampilan yang lebih fashion-forward. 

Perubahan ini menunjukkan bahwa seragam awak kabin kini berada di antara fashion, branding, dan fungsi. Dari rok formal dan topi hingga sneakers dan koleksi yang lebih fleksibel, pakaian awak kabin terus berubah mengikuti cara dunia memandang perjalanan udara.

Tags

Terkini