Selain biaya proyek KCJB yang mengalami pembengkakan, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyetujui perpanjangan konsesi kereta cepat tersebut.
Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Risal Wasal mengatakan, dari yang sebelumnya 50 tahun, izin konsesi KCJB diperpanjang menjadi 80 tahun. Hal ini memungkinkan untuk dilakukan setelah pihaknya melakukan perhitungan.
Perhitungan ini akan segera dilaporkan ke Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sehingga hanya menunggu kepastian hukum agar konsesi kereta cepat dapat resmi diperpanjang.
Menurut Ketua Forum Transportasi Perkeretaapian dan Angkutan Antarkota MTI Aditya Dwi Laksana, perpanjangan masa konsesi ini salah satu jalan keluar untuk memastikan keberlangsungan proyek.
Baca Juga: Zaskia Sungkar Nikmati Serunya Berbisnis Fashion dari Mendesain Hingga Pemasarannya
Dengan begitu, potensi PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) bisa mendapatkan keuntungan atau profit setelah melunasi kewajibannya.
Perlu diketahui bahwa sebagai operator, KCIC juga harus menanggung beban untuk membayarkan pokok dan bunga pinjaman dari China Development Bank (CDB) dalam proyek ini.
Meski masih banyak yang menentang proyek ini, tetapi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menegaskan bahwa proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung akan beroperasi penuh pada Juni 2023 mendatang. (Elga Windasari)