news

Depkes Taiwan Tarik Satu Varian Indomie yang Ditemukan Mengandung Zat Pemicu Kanker

Selasa, 25 April 2023 | 17:33 WIB
Dari hasil pengujian, diungkapkan bahwa etilen oksida dari mie instan terdeteksi pada paket bumbu rasa. (Indomie)

PejuangKantoran.com - Tak hanya di Indonesia, Indomie ternyata juga digemari di luar negeri. Salah satu konsumen Indomie di luar negeri adalah Taiwan. Sayangnya, baru-baru ini Departemen Kesehatan Taipei menyebut bahwa berdasarkan pemeriksaan, mi instan dari Indonesia ditemukan mengandung zat pemicu kanker.

Menurut laporan dari Channel NewsAsia, Divisi Makanan dan Obat-obatan Departemen Kesehatan Taipei telah melakukan inspeksi mie instan dengan memilih secara acak sebanyak 30 produk.

Baca Juga: Bisnisnya Mengalami Pertumbuhan, Namun Deloitte PHK 1.200 Karyawan. Apa Alasannya?

Produk mi instan tersebut diambil dari supermarket, toko serba ada, hypermarket, pasar basah tradisional, toko makanan Asia Tenggara, dan importir grosir di kota Taipei.

Hasilnya, Departemen Kesehatan menemukan bahwa sejumlah Mie Kari Putih Ah Lai dari Malaysia dan Indomie Rasa Ayam Spesial dari Indonesia mengandung etilen oksida. Ini adalah senyawa kimia yang terkait dengan limfoma dan leukemia.

Dari hasil pengujian, diungkapkan juga bahwa etilen oksida dari produk mi instan Malaysia terdeteksi pada mie dan paket bumbu rasa. Sementara untuk produk Indomie, hanya pada paket bumbu rasa.

Bahaya etilen oksida untuk kesehatan

Menurut informasi di situs web Biro Zat Beracun dan Kimia di bawah Administrasi Perlindungan Lingkungan Tingkat Kabinet, etilen oksida ini sangat beracun jika dikonsumsi atau dihirup.

Baca Juga: Scarlett Johansson Umumkan Pensiun dari Marvel

Selain menyebabkan kanker jenis limfoma dan leukemia, senyawa ini juga dapat menyebabkan iritasi serius pada kulit dan mata bagi yang bersentuhan dengan zat tersebut. Bahkan, jika terpapar dalam waktu lama bisa memicu cacat lahir dan keturunan.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), beberapa efek samping etilen oksida bagi tubuh yang mungkin dirasakan adalah:

Sakit kepala
Rasa kantuk, kelemahan tubuh, dan kelelahan
Mual dan muntah
Kesulitan bernapas
Diare
Mata dan kulit terbakar
Frostbite atau kerusakan kulit akibat suhu sangat dingin
Keguguran dan efek pada reproduksi

Efek samping yang lebih parah adalah munculnya cairan di dalam paru-paru yang menyebabkan paru-paru kolaps, koma, kolaps kardiovaskular, dan kelumpuhan otot pernapasan.

Baca Juga: Cara Gampang Menulis Surat Pengantar Lamaran Kerja Pakai ChatGPT

Produk ditarik dan dikenai denda

Halaman:

Tags

Terkini