PejuangKantoran.com - Keluarga Aisiah Sinta Dewi Hasibuan, perempuan yang tewas terjatuh dari lift di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, akhirnya bertemu dengan pengacara Hotman Paris pada Selasa (2/5/2023) pagi.
Keluarga menyampaikan beberapa tuntutan, termasuk indikasi kejanggalan saat peristiwa perempuan yang tewas terjatuh dari lift di Bandara Kualanamu itu terjadi.
Bersama dengan tim pengacara, keluarga akan melakukan somasi pada enam perusahaan yang dianggap bertanggungjawab dalam kasus ini.
Baca Juga: Sandiaga Uno: Keputusan Menjadi Cawapres adalah Keputusan Partai Politik, Bukan Dirinya
Keluarga perempuan yang tewas terjatuh dari lift di Bandara Kualanamu berharap kebenaran dapat terungkap, dan diselesaikan secara tuntas sesuai aturan hukum yang berlaku.
“Belum ada penjelasan resmi, atau keluarga ini belum didatangi oleh pihak yang berwenang dalam pengelolaan bandara tersebut. Jadi, kita somasi dulu.
“Saya sudah bicara dengan Kapolda Sumut, Irjen Panca Putra, dia mengatakan bahwa masalah ini sudah mulai ditangani oleh Polresta Deli Serdang,” ujar Hotman.
Baru ditemukan tiga hari kemudian
Seperti diberitakan sebelumnya, seorang perempuan jatuh dari lift di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. Menurut rekaman CCTV, perempuan yang diketahui bernama Aisiah Sinta Dewi Hasibuan itu jatuh setelah membuka paksa pintu lift yang salah.
Korban tidak mengetahui bahwa lift tersebut memiliki dua pintu dengan arah yang berbeda. Saat tiba di lantai tujuannya, pintu lift di belakangnya sebenarnya terbuka, tetapi ia tidak melihatnya.
Baca Juga: Meski Sempat Turun Hujan, Suhu Panas di Indonesia Masih Tinggi. Kapan Selesainya?
Karena panik, Aisiah akhirnya membuka paksa pintu di depannya. Saat terbuka, ia langsung melangkah keluar padahal di depannya tidak ada lantai. Akhirnya, ia terjatuh ke dasar lift.
Hal yang membuat miris dan sedih keluarga korban adalah jasad Aisiah yang baru ditemukan tiga hari kemudian.
Penemuan jasad diawali dengan laporan petugas avsec bandara yang mencium bau tidak sedap di sekitar lift dan langsung melaporkannya ke petugas teknisi. Setelah dicek, barulah diketahui ada jasad yang berada di bawah lantai dasar lift.
Penemuan jasad itu langsung dilaporkan ke Polresta Deli Serdang untuk kemudian dilakukan koordinasi dengan tim Inafis Polda Sumut.