Lalu, sebaiknya juga menggunakan pembersih udara atau air purifier di rumah atau kantor dalam ruangan. Tutup semua pintu, jendela, dan ventilasi ketika indeks kualitas udara sangat tinggi.
Baca Juga: Stop Merokok Sekarang Juga, Risiko Kematian Akibat Jantung Koroner Turun 50 Persen
Mengapa kualitas udara bisa buruk?
Dilansir dari AQI, penyebab utama polusi udara luar ruangan adalah partikel padat dan cair yang disebut aerosol dan gas dari emisi kendaraan, aktivitas konstruksi, pabrik, pembakaran jerami dan bahan bakar fosil, dan kebakaran hutan, dan sebagainya.
Sementara penyebab utama polusi udara dalam ruangan adalah gas berbahaya dari bahan bakar memasak —seperti kayu, limbah tanaman, arang, batu bara dan kotoran, lembab, asap jamur, bahan kimia dari bahan pembersih, dan semacamnya.
Kualitas udara Jakarta sendiri mulai memburuk pada akhir Oktober 2022 lalu. Ternyata, musim hujan justru menjadi musim yang paling parah terkena polusi udara. (Elga Windasari)