PejuangKantoran.com - Salah satu faktor yang membuat orang tertarik untuk melamar pekerjaan tertentu adalah gaji.
Sayangnya, masih sedikit perusahaan yang mencantumkan gaji yang akan diberikan dalam lowongan pekerjaan mereka. Lebih banyak perusahaan yang tidak melakukannya.
Berikut beberapa alasan perusahaan tidak mencantumkan kisaran gaji yang akan diberikan kepada calon karyawan, dalam lowongan pekerjaan mereka.
Baca Juga: Usai Pamer Gaji 34 Juta, PNS Dinkes DKI Jakarta Sebut Alasannya dan Minta Maaf
- Gaji tergantung lokasi
Jika pekerjaan bisa dikerjakan dari mana saja, maka perusahaan akan memanfaatkan hal ini untuk mempekerjakan orang secara lokal dan global.
Akibatnya, mereka mungkin membayar karyawannya berdasarkan upah rata-rata dari pekerjaan tertentu itu, di lokasi asal karyawan tersebut.
Jadi, perusahaan dapat menyembunyikan fakta bahwa mereka membayar gaji dengan besaran yang tidak sama, dengan cara tidak mencantumkan gaji dalam iklan lowongan pekerjaan mereka.
- Perusahaan tidak ingin karyawan mengetahuinya
Jika kamu bekerja di industri online yang terus berkembang, kemungkinan besar kamu akan melihat iklan lowongan pekerjaan di situs laman perusahaan.
Jika kamu melihat pekerjaan yang kamu lakukan saat ini, tetapi gaji yang tercantum lebih tinggi dari yang kamu terima, kemungkinan besar kamu akan merasa diremehkan.
Jadi, saat perusahaan ingin mempekerjakan karyawan baru, mereka mungkin ingin menahan informasi gaji untuk menghindari masalah dengan karyawan yang sudah bekerja saat ini.
Baca Juga: Viral Cocokologi Merek Tas Kerja yang Cocok dengan Gaji Karyawan!
- Menjaga agar tetap kompetitif
Kebanyakan orang yang pindah kerja, tetap berada di industri yang sama seperti pekerjaannya sebelumnya. Itulah mengapa alasan perusahaan tidak menuliskan kisaran gaji yang akan diberikan untuk menjaga agar gaji untuk pekerjaan tersebut tetap kompetitif.
Dengan tidak mengiklankan gaji kepada calon pelamar, mereka mungkin ingin menjaga untuk menciptakan persaingan dalam industri.
- Bisa menimbulkan kekecewaan
Ada perusahaan yang meski tidak menuliskan gaji yang ditawarkan, tetapi justru memberikan kisaran gaji yang akan diberikan. Namun, hal ini justru bisa menimbulkan kekecewaan.
Jadi, saat melamar pekerjaan ini, si pelamar berasumsi bahwa dia akan mendapatkan gaji dengan kisaran teratas. Jika ternyata dia tidak mendapatkannya, hal itu bisa menimbulkan kekecewaan baginya.
Artikel Terkait
PT KAI Kembali Buka Rekrutmen Eksternal Gelombang II, Lulusan SLTA dan D3 Boleh Daftar
Dukung Perkembangan Seni dan Budaya Indonesia, Bakti Budaya Djarum Foundation Raih Rekor MURI
Apa yang Harus Dilakukan Kalau Bos Sudah Mulai Menyerah untuk WFH dan Minta Semua Karyawan WFO?
Betulkah Erick Thohir Jadi Alasan Tim Argentina Mau Datang dan Bertanding Melawan Indonesia?
Suka Nonton Video Mukbang? Hati-Hati, Tontonan Ini Bisa Memicu Gangguan Makan!
Perjalanan Hadi Ismanto Berdarah-Darah Membangun Manual Jakarta, Media Panduan Anak Jakarta
5 Drama Korea yang Banyak Suguhkan Adegan Makanan Menggoda
Dukung Ibu Bekerja, Kantor Ini Berikan Cuti Adopsi 6 Bulan dan Izinkan Bawa Anak Saat Business Trip
Kaum Pekerja Lebih Peduli Pada Kesehatan Mental dan Fokus Pada Diri Sendiri Saat Cari Kerja
Ramalan Keuangan Bulan Juni Sesuai Zodiak, Siapa yang Akan Dapat Keuntungan Tak Terduga?